JAKARTA, KOMPAS.com - PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom), Kamis (11/8/2011) ini meresmikan pembangunan SMPN 4 kota Padang yang rusak akibat gempa bumi.
Guna membangun kembali SMPN 4 Padang, Telkom menyalurkan bantuan sebesar Rp 3,6 miliar hasil donasi pelanggan TelkomGroup (Telkomsel dan Flexi).
Donasi ini dikumpulkan melalui program SMS Donasi 5000 yang digagas Dirjen Postel bersama komunitas Pos & Telekomunikasi untuk menanggulangi bencana gempa bumi Sumatera Barat pada 2009 lalu. "Pembangunan kembali gedung SMPN 4 Padang terealisasi berkat sumbangan pelanggan Flexi dan Telkomsel yang disalurkan melalui SMS Donasi 5000," kata Direktur Utama Telkom, Rinaldi Firmansyah.
Program SMS Donasi tersebut memfasilitasi para pelanggan Kartu Halo, Simpati, As dan Flexi untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan.
Gempa bumi berkekuatan 7,2 skala richter yang melanda Kota Padang dan sekitarnya pada 30 September 2009 membuat sebagian besar penduduk kehilangan tempat tinggal dan keluarga, sejumlah bangunan rata dengan tanah dan menelan korban jiwa. Hal ini juga dialami gedung SMPN 4 Padang yang runtuh dan menewaskan 2 muridnya.
Sejak runtuhnya SMPN 4 Padang yang terletak di Jalan Pulau Karam, Padang ini, proses belajar dipindah ke lokasi baru dengan meminjam ruangan SD Pasar Mudik, hingga kini. Untuk itu, Telkom menyalurkan bantuan dengan membangun kembali gedung SMPN 4 Padang beserta shelter untuk penyelematan jika terjadi gempa.
"Bantuan pembangunan kembali sekolah ini merupakan salah satu cara penyaluran dana SMS Donasi 5000 untuk korban gempa di berbagai daerah khususnya di Sumatera Barat.
"Telkom berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memberikan manfaat lebih, tak hanya dalam core bisnis telekomunikasi, tapi juga menebar kemanfaatan bagi masyarakat dan lingkungan khususnya pendidikan," ujar Rinaldi.
Dijelaskan Rinaldi, selain di kota Padang, dana yang terkumpul melalui program SMS Donasi 5000 juga dipergunakan untuk membangun kembali, merehabilitasi serta merenovasi gedung-gedung sekolah di Klaten, Sleman, Magelang, Mentawai dan Wasior yang hancur atau rusak akibat bencana alam.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang