September, Satrio-Rasuna Said Ditutup

Kompas.com - 11/08/2011, 21:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Terkait pembangunan Jalan Layang Nontol Tanah Abang-Kampung Melayu, akses Jalan Satrio menuju Jalan Rasuna Said sisi utara akan ditutup dalam waktu dekat ini.

Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta berencana menutup jalan tersebut pada awal September. "Jadi nantinya saat sisi selatan dibuka, maka bergantian sisi utara yang ditutup," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Ery Basworo di kantor Dinas Pekerjaan Umum, Jakarta, Kamis (11/8/2011).

Ia menuturkan bahwa lama penutupan jalan ini diperkirakan selama tiga bulan. Saat ini, pihaknya juga masih membuat jalan alternatif menuju Jalan Rasuna Said, yakni Jalan Denpasar Utara.

"Kami sedang kerjakan jalan itu (Jalan Denpasar Utara), sekarang sudah dibeton sepanjang 300 meter. Diperkirakan selesai pekan ini," tutur Ery.

Jalan alternatif ini berada di belakang Gedung Dharma Wanita sepanjang 300 meter. Sedangkan total panjang jalan ini apabila dihubungkan mencapai 700 meter dengan lebar tujuh meter.

Sebelum dilakukan penutupan akses jalan tersebut, pihaknya akan melakukan uji coba dan sosiaslisi terlebih dahulu kepada masyarakat. Jalan di samping Kedubes Malaysia ini rencananya hanya akan ditutup sepanjang 100 meter.

Pihaknya nanti juga berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengenai penutupan jalan tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau