Pasar modal

Dua Pekan, 4 Triliun Dollar AS Menguap

Kompas.com - 12/08/2011, 12:18 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Keguncangan di pasar modal menghabiskan "ongkos" yang lumayan besar. Dana sejumlah 4 triliun dollar AS telah menguap dari pasar saham hanya dalam dua pekan ini.  

Gejolak pasar modal bulan ini  dipicu oleh  kekhawatiran krisis utang di Eropa yang sudah merambah ke Italia dan Spanyol. Ditambah lagi dengan kekhawatiran akan jebolnya sistem perbankan Eropa karena krisis utang itu, serta kemungkinan terjadi lagi resesi di AS.  

Jumlah kapitalisasi yang menguap dari saham yang tercakup dalam  MSCI All Country World Index sudah sekitar sepertujuh dari total nilainya. Jumlah ini hampir sama dengan besaran ekonomi gabungan dari Italia, Spanyol, Portugal, Irlandia dan Yunani.  

MSCI All Country World Index merupakan indeks kapitalisasi pasar yang dirancang untuk mengukur kinerja pasar saham di seluruh dunia. Indeks ini dikelola oleh Morgan Stanley Capital International. Indeks ini mencakup saham-saham dari 46 negara yang berbeda, terdiri atas 23 negara yang dikategorikan negara maju dan 23 negara yang termasuk dalam kelompok negara berkembang.  

Penjualan saham dalam satu pekan ini saja sudah menguapkan  kapitalisasi pasar  sebesar 1,6 triliun dollar AS dari indeks tersebut. Sedangkan pekan lalu kapitalisasi pasar yang menguap lebih besar, 2,5 triliun dollar AS.   Saat ini, valuasi dari indeks MSCI All Country World Index sebesar 24,84 triliun dollar AS.  

Kapitalisasi pasar pada indeks S&P 500 AS saja sudah berkurang 710 miliar dollar AS pekan ini, setelah berkurang sebesar 850 miliar dollar AS pada pekan lalu. Sedangkan kapitalisasi pasar indeks MSCI Eropa pekan ini berkurang sebesar 500 miliar dollar AS.  

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau