Pilgub dki jakarta 2012

Pencalonan Nachrowi Tunggu Administrasi

Kompas.com - 12/08/2011, 15:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Nachrowi Ramli, atau akrab disapa Bang Nara, tinggal menunggu penetapan administratif untuk menjadi bakal calon resmi Gubernur DKI Jakarta yang diusung Partai Demokrat.

Dalam Musyawarah Daerah Dewan Pengurus Daerah Partai Demokrat DKI Jakarta beberapa waktu lalu, Nachrowi diusulkan menjadi calon utama dari partai tersebut dalam pemilihan umum kepala daerah 2012. Ia mengalahkan Fauzi Bowo, yang kini menjabat sebagai gubernur aktif.

"Tinggal menunggu kepastian administratif (menjadi bakal calon gubernur). Kan sudah diputuskan Musda," terang Irfan Gani kepada Kompas.com dalam acara Pasar Murah Ramadhan Partai Demokrat di Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (12/8/2011).

Irfan melanjutkan, DPD Partai Demokrat DKI Jakarta tidak ragu untuk mendukung Nachrowi. Selama ini Nachrowi dianggap berperan langsung dan bersentuhan dengan berbagai elemen masyarakat. Karena itu, Irfan yakin Dewan Pengurus Pusat Partai Demokrat akan menyetujui pencalonan Nachrowi.

"Sudah bulat. Dari sisi karya, Bang Nara sudah menunjukkan ia bekerja untuk masyarakat DKI. Dia juga Ketua Bamus (Badan Musyawarah) Betawi, pimpinan Dekopinda (Dewan Koperasi Indonesia Daerah), dan berbagai organisasi lain," lanjutnya.

"Karya-karya dia bagi masyarakat Jakarta dan bagi Demokrat sebagai partai politik sudah menunjukkan bahwa Nachrowi Gubernur DKI mendatang," yakin Irfan.

Acara pasar murah Ramadhan oleh Partai Demokrat akan berlangsung selama tiga hari mulai Jumat (12/8/2011) hingga Minggu (14/8/2011). Acara yang mengangkat tema "Ramadhan Berbagi" ini merupakan hasil kerja sama DPP PD dan DPD PD DKI. "Melalui acara ini kami ingin menunjukkan Nachrowi berbagi, Demokrat berbagi," kata Irfan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau