LP Lowokwaru, Remisi Terbanyak di Jatim

Kompas.com - 12/08/2011, 16:02 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Lembaga pemasyarakatan Kelas 1A Lowokwaru, Malang, Jawa Timur, mendapat jatah remisi tertinggi di Jawa Timur. Remisi yang diberikan berjumlah 821.

Remisi tersebut adalah remisi ganda, yakni bentuk pemotongan masa tahanan terkait persitiwa yang bersamaan di bulan Agustus, yakni HUT RI pada 17 Agustus dan Hari Raya Lebaran.

"Remisi yang diberikan oleh Kementerian Hukum dan HAM kepada narapidana kelas I Malang ini bervariasi. Yakni tergantung masa hukuman yang dijalaninya," jelas Kepala Lapas Kelas I Lowokwaru Malang Djoko Wibowo Haryono, Jumat (12/8/2011).

Djoko mengatakan, narapidana yang menjalani penahanan 6-12 bulan diberikan remisi 1 bulan, sedangkan di atas 12 bulan mendapat remisi 2 bulan. "Remisi kepada 821 narapidana itu, merupakan remisi terbanyak di Jatim yang diterima oleh LP Lowokwaru, Malang. Karena jumlah napinya juga terbanyak," katanya.

Narapidana yang mendapat remisi itu, katanya, atas usulan pihak Unit Pelayanan Teknis (UPT). Adapun urutan penerima remisi kedua terbesar di Jatim adalah Lapas kelas I Surabaya yaitu 657 narapidana, kemudian Lapas kelas IIB Banyuwangi sebanyak 251 narapidana.

Selanjutnya adalah, Lapas kelas I Madiun sebanyak 239 narapidana serta Lapas Medaeng sebanyak 135 narapidana. Total narapidana di Jatim yang mendapatkan remisi ganda mencapai 5.123 orang.

Masih menurut Djoko, syarat untuk mendapatkan remisi tersebut berdasarkan pada penilaian penghuni selama menjalani hukuman dalam kurun waktu satu tahun. "Mereka yang mendapatkan remisi sudah berkelakuan baik dan jelas sudah mau bertobat, alaias tak akan mengulangi perbuatannya lagi," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau