Jelang lebaran

Berkacamata Hitam, Anas Buka Pasar Murah

Kompas.com - 12/08/2011, 16:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dengan lensa kacamata berwarna gelap, Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum membuka Pasar Rakyat Demokrat - Ramadhan Fair di Parkir Timur Senayan, Jumat (12/8/2011).

Pasar rakyat yang digelar hingga hari Minggu (14/8/2011) ini digelar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Anas mengatakan Partai Demokrat menggelar hari ini untuk merespon kerisauan rakyat mengenai harga-harga bahan-bahan pokok yang melambunug menjelang Hari Raya Lebaran.

"Kalau harga naik biasanya ibu-ibu suaranya akan lebih melengking," ungkapnya saat membuka acara.

Menurut Anas, harga yang terjangkau tentu akan membawa manfaat bagi masyarakat luas, sehingga bisa lebih khusyuk menyambut hari raya. Model pekerjaan politik inilah yang diharapkan bisa dikembangkan juga oleh daerah.

"Kerja memberikan pengabdian, melakukan kegiatan yang mendatangkan manfaat, faedah untuk kepentingan saudara-saudara kita, kepentingan rakyat banyak. Ini solusi yang kita tawarkan. Sekecil apapun, pasti bermanfaat," tambahnya.

Menurut mantan Anggota Komisi Pemilihan Umum ini pula, hanya partai yang bisa mendatangkan manfaat buat rakyatlah yang layak bermimpi untuk masa depan. Meski tampak populer dan gemerlap, partai yang tidak mendatangkan manfaat bagi rakyat tentu tak akan dipilih oleh rakyat. "Rakyat menilai partai dari bakti, kerja dan karyanya," tandasnya.

Pasar murah ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok seperti tepung terigu, gula pasir dan minyak goreng. Ada pula berbagai macam pakaian baru maupun bekas untuk dewasa dan anak-anak serta kebutuhan sandang lainnya.

Partai Demokrat menyediakan 10 ton tepung terigu dan 10 ton gula untuk tahap awal. Tepung terigu dibanderol dengan harga Rp 7 ribu per kilogram dan setiap beli dua kilogram mendapat satu kilogram gratis. Sementara itu, gula pasir dijual dengan harga yang sama untuk setiap kilogramnya. Setiap orang hanya bisa membeli maksimal 5 kilogram.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau