JAKARTA, KOMPAS.com - Dengan lensa kacamata berwarna gelap, Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum membuka Pasar Rakyat Demokrat - Ramadhan Fair di Parkir Timur Senayan, Jumat (12/8/2011).
Pasar rakyat yang digelar hingga hari Minggu (14/8/2011) ini digelar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Anas mengatakan Partai Demokrat menggelar hari ini untuk merespon kerisauan rakyat mengenai harga-harga bahan-bahan pokok yang melambunug menjelang Hari Raya Lebaran.
"Kalau harga naik biasanya ibu-ibu suaranya akan lebih melengking," ungkapnya saat membuka acara.
Menurut Anas, harga yang terjangkau tentu akan membawa manfaat bagi masyarakat luas, sehingga bisa lebih khusyuk menyambut hari raya. Model pekerjaan politik inilah yang diharapkan bisa dikembangkan juga oleh daerah.
"Kerja memberikan pengabdian, melakukan kegiatan yang mendatangkan manfaat, faedah untuk kepentingan saudara-saudara kita, kepentingan rakyat banyak. Ini solusi yang kita tawarkan. Sekecil apapun, pasti bermanfaat," tambahnya.
Menurut mantan Anggota Komisi Pemilihan Umum ini pula, hanya partai yang bisa mendatangkan manfaat buat rakyatlah yang layak bermimpi untuk masa depan. Meski tampak populer dan gemerlap, partai yang tidak mendatangkan manfaat bagi rakyat tentu tak akan dipilih oleh rakyat. "Rakyat menilai partai dari bakti, kerja dan karyanya," tandasnya.
Pasar murah ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok seperti tepung terigu, gula pasir dan minyak goreng. Ada pula berbagai macam pakaian baru maupun bekas untuk dewasa dan anak-anak serta kebutuhan sandang lainnya.
Partai Demokrat menyediakan 10 ton tepung terigu dan 10 ton gula untuk tahap awal. Tepung terigu dibanderol dengan harga Rp 7 ribu per kilogram dan setiap beli dua kilogram mendapat satu kilogram gratis. Sementara itu, gula pasir dijual dengan harga yang sama untuk setiap kilogramnya. Setiap orang hanya bisa membeli maksimal 5 kilogram.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang