George Soros Dituntut Mantan Pacar

Kompas.com - 13/08/2011, 15:05 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com — Biasanya milioner George Soros menjadi berita karena pandangannya tentang perekonomian atau dunia investasi, tetapi kali ini dia tersandung masalah hukum. George Soros (80) dituntut mantan kekasihnya, Adriana Ferreyr (28), karena dianggap ingkar janji.

Menurut Ferreyr, Soros pernah menjanjikan akan memberi sebuah apartemen mewah di Manhattan. Ferreyr yang berbunga-bunga langsung menyewa agen properti untuk mencari apartemen yang cocok.

"Soros tidak hanya mengingkari berbagai macam janji, tetapi juga melakukan berbagai pelecehan dan intimidasi sehingga membuat Ferreyr tertekan," demikian diungkapkan dalam berkas tuntutan mantan bintang opera sabun Brasil itu.

Ferreyr menuntut Soros membayar 50 juta dollar AS. Ferryer mengklaim apartemen yang dijanjikan senilai 1,9 miliar dollar AS. Sayangnya, apartemen itu sudah diberikan kepada kekasih Soros yang lain.

Mahasiswi Ekonomi dan Filsafat Universitas Columbia, New York, itu menyatakan sangat terkejut, terpukul, dan malu karena Soros tidak menepati janjinya.

Selain itu, pada sebuah kesempatan, Ferreyr pernah menanyakan soal apartemen yang diberikan kepada kekasih lain itu. Ferreyr bertanya mengapa Soros tega melakukan hal kejam seperti itu.

Menurut Ferreyr, Soros yang kekayaannya ditaksir sebesar 14,5 miliar dollar AS menjadi marah dan brutal. Dia menampar wajah Ferreyr, melingkarkan lengannya di leher Ferreyr seolah hendak mencekik Ferreyr.

Soros juga dituduh menyerang Ferreyr dengan lampu. Ketika itu, polisi sempat dipanggil, tetapi tidak mengambil tindakan apa pun. William Zabel, pengacara Soros, mengatakan, tuntutan itu sangat mengada-ada dan tidak mendasar.

Dia mengatakan, Soros memiliki hubungan putus sambung dan tidak eksklusif, tetapi tuntutan itu salah dan hanya hendak menguras kantong kliennya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau