Peringatan

50 Tahun Gerakan Pramuka Indonesia

Kompas.com - 14/08/2011, 15:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -  Peringatan Hari Pramuka Indonesia memasuki ulang tahun emas atau 50 tahun pada Minggu (14/8/2011). Peringatan HUT Ke-50 Pramuka Indonesia yang berlangsung sore ini, bakal dihadiri Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka.

Tema HUT Pramuka Tahun 2011 ini adalah Satu Pramuka untuk Satu Indonesia, Jayalah Indonesia. Adapun sub temanya adalah Pramuka Penyelamat Generasi Muda.

Pada peringatan HUT ke-50 Pramuka kali ini, Presiden SBY memberikan penghargaan dari Gerakan Pramuka berupa Lencana Melati kepada Kepala Kepolisian RI, selaku Ketua Majelis Pembimbing Satuan Karya Pramuka Bhayangkara Tingkat Nasional Jenderal Polisi Drs Timur Pradopo.

Penghargaan serupa juga diberikan kepada Gubernur Banten Hj Ratu Atut Chosiyah, Gubernur Lampung Sjachroedin ZP, dan Ketua Komite Pramuka Dunia Simon Rhee Hang Bock.

Penghargaan Lencana Dharma Bakti diserahkan kepda Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo. Penghargaan Lencana Teladan untuk tahun ini diberikan pada Octavianus Krisanggono Pangeastu Aji, Pramuka Penggalang Garuda Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau