Penembakan

Polisi Masih Sisir Tanah Hitam Abepura

Kompas.com - 16/08/2011, 08:28 WIB

JAYAPURA, KOMPAS.com- Petugas dari Kepolisian Resor Kota Jayapura dan Kepolisian Sektor Abepura, Selasa (16/8/2011) pagi ini, terus melakukan penyisiran di wilayah perbukitan Tanah Hitam, Abepura, Jayapura. Kepala Polres Kota Jayapura Ajun Komisaris Besar Imam Setiawan membenarkan bahwa polisi tengah melakukan penyisiran di kawasan Tanah Hitam.

Mereka berupaya menurunkan bendera Bintang Kejora yang dikibarkan orang tak dikenal di atas perbukitan tersebut. Dari jalan poros yang menghubungkan Abepura-Keerom, masyarakat melihat sebuah bendera dikibarkan di sebuah puncak bukit. Terdengar beberapa kali tembakan dari arah perbukitan tersebut.

Dalam beberapa hari terakhir keamanan di Abepura dan sekitarnya memang terganggu. Setelah penyerangan pada 1 Agustus lalu di Nafri yang menewaskan empat orang warga dan penembakan di Abe Pantai pada 11 Agustus lalu, hari Senin malam tadi juga kembali te rjadi penembakan di Abe Pantai. Dua kendaraan umum yang melintas di kawasan itu ditembaki orang tak dikenal, tetapi tidak sampai ada korban jiwa.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau