Anggaran Ketahanan Pangan Turun

Kompas.com - 16/08/2011, 15:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Anggaran ketahanan pangan yang menjadi prioritas kelima dalam Rencana Kerja Pemerintah atau RKP tahun 2012 diperhitungan akan mencapai Rp 37,055 triliun. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan anggaran ketahanan pangan yang sudah dialokasikan dalam APBN 2011 sebesar Rp 38,092 triliun.

Pagu indikatif Anggaran Ketahanan Pangan untuk tahun anggaran 2012 itu dipaparkan dalam dokumen Deputi Bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Bappenas sebagai Hasil Kesepakatan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional yang diterima Kompas.com di Jakarta, Selasa (16/8/2011).

Rincian Anggaran Ketahanan Pangan pada tahun 2012 antara lain adalah dialokasikan untuk pencetakan sawah, perluasan lahan kering, optimalisasi lahan, penataan ruang wilayah laut atau pesisis dan pulau kecil, serta peraturan lahan pertanian serta lahan terlantar. Untuk kegiatan itu semua Kementerian Pertanian mendapatkan alokasi Rp 2,11 triliun; Kementerian Kelautan dan Perikanan Rp 94,9 miliar; dan Badan Pertahanan Nasional (BPN) Rp 3,7 miliar.

Selanjutnya ada kegiatan pembangunan jalan usahatani atau produksi, pembanguan perlabuhan ikan, pemberian kapal tanggap, irigasi pertanian, infrastruktur sumberdaya air, dan sarana atau prasarana perkarantinaan. Ini membutuhkan anggaran Rp 1,518 triliun untuk Kementerian Pertanian, lalu Rp 908,5 miliar untuk KKP, dan Rp 4,250 triliun untuk Kementerian Pekerjaan Umum.

Anggaran besar lainnya dialokasikan kepada Kementerian Pertanian sebesar Rp 6,889 triliun untuk pengembangan produksi tanaman, ternak dan ikan. Sementara Kementerian Keuangan diserahi kewenangan untuk mengelola Rp 17,284 triliun yang antara lain digunakan untuk subsidi pupuk.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau