GMC Takluk Lawan STEI Rawamangun

Kompas.com - 16/08/2011, 16:04 WIB

KOMPAS.com - Klub anyar NSH GMC, yang baru saja masuk NBL musim ini, harus menyerah 50-65 melawan STEI Rawamangun pada pertandingan uji coba di Gelangang Remaja Jakarta Utara Senin (15/8/2011). Sejumlah kelemahan pun sudah jelas terlihat, sehingga perlu pembenahan sebelum terjun ke level tertinggi liga basket di Tanah Air tersebut.

"Pada laga percobaan seperti ini, menang atau kalah bukan persoalan, tapi apakah materi yang diberikan pelatih bisa dijalankan dengan baik. Namun, melihat hasil akhir seperti ini tampaknya materi yang saya beri belum bisa terlaksana dengan baik," ucap asisten pelatih GMC saat ini, Ganto.

"Fokus kami pada pertandingan ini adalah pertahanan dan transisi pemain dari serang ke bertahan dan sebaliknya. Tapi, pertahanan para pemain dalam pertandingan ini kurang baik dan transisi kurang lancar diterapkan."

Menurut Ganto, lawan mereka kali ini bukan lawan sembarangan dan memang tidak bisa diremehkan. Pasalnya, STEI Rawamangun merupakan tim yang ikut dalam laga Libamanas (Liga Basket Mahasiswa Nasional).

Alasan Ganto memilih berlatih tanding dengan STEI tidak lain adalah karena peta kekuatan yang sama dengan pemain GMC, yang dihuni para pebasket muda.

"Kami memilih lawan secara bertahap. Jangan langsung melawan tim-tim yang hebat, pemain malah tidak bisa mengembangkan permainannya. Kali ini, saya mencoba untuk menyatukan tim karena bisa terbilang pemain GMC masih baru sebagai satu tim," ujar Ganto, pelatih berkacamata itu. "Nanti ke depannya saya ingin melawan klub divisi satu, Iberchem atau Alaska."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau