Ribuan Orang Napak Tilas Proklamasi

Kompas.com - 16/08/2011, 19:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ribuan peserta dari berbagai daerah mengikuti arak-arakan bertajuk Napak Tilas Proklamasi di Jakarta, Selasa (16/8/2011). Kegiatan yang bertujuan mengenang sejarah Proklamasi Kemerdekaan RI ini diawali dari Gedung Juang (Museum Djoeng '45) Jalan Menteng Raya 31, menyinggahi Museum Perumusan Naskah Proklamasi di Jalan Imam Bonjol No.1, dan berakhir di Tugu Proklamator, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat.

Jenderal (Purn.) Tyasno Sudarso, Ketua Dewan Harian Nasional Angkatan 45 menyatakan, kegiatan ini dilakukan agar masyarakat Indonesia tidak kehilangan jatidiri berbangsa lantaran melupakan sejarah terbentuknya negara yang ditegakkan melalui Proklamasi oleh Soekarno dan Mohamad Hatta.

"Jangan sampai kita meninggalkan sejarah jatidiri kita sebagai bangsa Indonesia yang dicetuskan dalam Proklamasi Kemerdekaan karena kita bisa kehilangan orientasi bernegara dan berbangsa," kata Tyasno.

Napak tilas ini mulai bergerak dari Gedung Juang pada pukul 14.00 WIB. Arak-arakan melintasi jalan Menteng Raya dan Jalan Teuku Umar menuju Jalan Imam Bonjol No.1, bekas rumah Laksamana Muda Maeda, tempat perumusan naskah Proklamasi yang saat ini menjadi museum. Peserta tampak sempat berhenti sejenak di kediaman putri Proklamator, Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar.

Di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, para peserta mengikuti penjelasan peristiwa proklamasi oleh Edy Sapuan dan Lutfi Asiarto.

Arak-arakan selanjutnya berjalan menuju tujuan akhir, Tugu Proklamator, dengan menyusuri Jalan Diponegoro. Pawai kali ini diawali Marching Band yang telah bersiap di Taman Sunda Kelapa.

Di Tugu Proklamator dilakukan dramatisasi pembacaan Proklamasi Kemerdekaan. Dua peserta yang tampil sebagai Soekarno dan Hatta berdandan ala kedua proklamator itu.

Selain para peserta daerah, turut terlibat beberapa sekolah di Jakarta, Legiun Veteran RI, Komunitas Onthel Batavia (KOBA), dan Komunitas Historia Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau