JAKARTA, KOMPAS.com - Pebulu tangkis tunggal putra Sony Dwi Kuncoro mengaku kondisi kesehatan dan staminanya sudah semakin membaik.
Sony yang gagal total di turnamen Indonesia Open akhir bulan Juni lalu dan tidak tampil di Kejuaraan Dunia, akan mencoba peruntungan di Grand Prix Gold Vietnam yang akan berlangsung tanggal 23-28 Agutus 2011 di Ho Chi Minh City.
Meski saat ini peringkatnya sudah terlempar ke posisi 117 dunia, Sony tetap masuk dalam daftar unggulan. Dari daftar yang dikeluarkan Federasi Bulu tangkis Dunia BWF, Sonny ditempatkan sebagai unggulan 15 dan berada di grup bawah bersaing dengan pemain Jepang Sho Sasaki dan Muhammad Hafiz Hashim dari Malaysia.
"Ya sekarang sudah lumayan enak kondisi saya. Mudah-mudahan bisa bermain bagus dan meraih hasil maksimal," kata Sony yang ditemui seusai upacara bendera di Pelatnas Cipayung Jakarta, Rabu (17/8/2011).
Buat Sony, GP Vietnam bisa menjadi momentum untuk mengembalikan kepercayaan dirinya. Sony yang tahun lalu menjadi satu-satunya pemain pelatnas yang meraih gelar turnamen Super Series, mengalami penurunan prestasi sejak tampil sebagai juara di Singapura Open.
Cedera punggung dan pinggangnya kerap menjadi alasan buruknya penampilan Sony. Dalam penampilan terakhirnya di turnamen Indonesia Open akhir bulan Juni lalu, Sony juga meraih hasil yang sangat mengecewakan dengan langsung tumbang di babak kualifikasi.
Peringkatnya yang anjlok juga menyebabkan dia gagal lolos kualifikasi untuk kejuaraan dunia di London yang berakhir Minggu lalu. Tidak cuma momentum perbaikan kepercayaan diri, hasil di Vietnam juga akan menentukan raihan poin untuk penghitungan kualifikasi olimpiade di London tahun depan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang