Dua Bulan Terakhir, Kriminalitas Jakarta Turun

Kompas.com - 18/08/2011, 16:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama dua bulan terakhir ini, angka kriminalitas di Jakarta menurun cukup signifikan. Kendati demikian, bukan berarti upaya keamanan menjadi kendur menjelang Lebaran tahun ini.

Pemerintah Provinsi DKI bersama dengan Polda Metro Jaya serta instansi terkait menyiagakan sebanyak 21.126 personel keamanan untuk mengamankan kota Jakarta.

"Jumlah tersebut terdiri dari 18.446 personel dari Polda Metro Jaya dan 2.680 personel gabungan dari Pemprov DKI, antara lain Satpol PP DKI dan Dinas Perhubungan DKI," kata Gubernur Fauzi Bowo di Balai Kota DKI, Kamis (18/8/2011).

Dia juga menyampaikan apresiasinya kepada warga Jakarta yang telah berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jakarta selama bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran tahun ini.

"Terima kasih kepada warga Jakarta yang bersama-sama menjaga kamtibmas di lingkungannya. Agar Lebaran dapat berjalan dengan aman dan damai," ujar Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo.

Dia mengungkapkan bahwa seluruh personel keamanan akan bersinergi dan bertugas selama 24 jam dalam menjaga situasi Jakarta agar tetap kondusif dan aman. Dengan siaga 24 jam, diharapkan juga dapat dengan segera mengantisipasi tindakan yang merugikan dan membahayakan masyarakat luas.

"Bagi warga yang tidak mudik diimbau ikut juga menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan di pemukimannya masing-masing. Tindakan ini juga merupakan ibadah yang mulia, karena memberikan rasa aman dan tentram bagi warga yang mudik meninggalkan rumah dan hartanya," jelasnya.

Wakil Polda Metro Jaya, Brigjen Suhardi Alius, membenarkan tingkat kriminalitas di Jakarta selama dua bulan mengalami penurunan cukup baik. Meski begitu, kondisi tersebut tidak membuat Polda Metro Jaya mengendurkan penjagaan keamanan di ibukota.

"Berdasarkan hasil evaluasi 15 hari sebelum dan 15 selama bulan puasa, terjadi kenaikan angka kriminalitas sebesar 19 persen. Ini masih dalam batas angka yang wajar. Tapi kami tetap akan memperketat penjagaan keamanan di Jakarta," ujar Suhardi.

Dia mengatakan, pihaknya akan menggelar Operasi Ketupat Jaya 2011dari tanggal 23 Agustus hingga 7 September. Operasi tersebut akan dibuka dengan menggelar apel di Monas pada 22 Agustus 2011.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau