JAKARTA, KOMPAS.com - Selama dua bulan terakhir ini, angka kriminalitas di Jakarta menurun cukup signifikan. Kendati demikian, bukan berarti upaya keamanan menjadi kendur menjelang Lebaran tahun ini.
Pemerintah Provinsi DKI bersama dengan Polda Metro Jaya serta instansi terkait menyiagakan sebanyak 21.126 personel keamanan untuk mengamankan kota Jakarta.
"Jumlah tersebut terdiri dari 18.446 personel dari Polda Metro Jaya dan 2.680 personel gabungan dari Pemprov DKI, antara lain Satpol PP DKI dan Dinas Perhubungan DKI," kata Gubernur Fauzi Bowo di Balai Kota DKI, Kamis (18/8/2011).
Dia juga menyampaikan apresiasinya kepada warga Jakarta yang telah berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jakarta selama bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran tahun ini.
"Terima kasih kepada warga Jakarta yang bersama-sama menjaga kamtibmas di lingkungannya. Agar Lebaran dapat berjalan dengan aman dan damai," ujar Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo.
Dia mengungkapkan bahwa seluruh personel keamanan akan bersinergi dan bertugas selama 24 jam dalam menjaga situasi Jakarta agar tetap kondusif dan aman. Dengan siaga 24 jam, diharapkan juga dapat dengan segera mengantisipasi tindakan yang merugikan dan membahayakan masyarakat luas.
"Bagi warga yang tidak mudik diimbau ikut juga menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan di pemukimannya masing-masing. Tindakan ini juga merupakan ibadah yang mulia, karena memberikan rasa aman dan tentram bagi warga yang mudik meninggalkan rumah dan hartanya," jelasnya.
Wakil Polda Metro Jaya, Brigjen Suhardi Alius, membenarkan tingkat kriminalitas di Jakarta selama dua bulan mengalami penurunan cukup baik. Meski begitu, kondisi tersebut tidak membuat Polda Metro Jaya mengendurkan penjagaan keamanan di ibukota.
"Berdasarkan hasil evaluasi 15 hari sebelum dan 15 selama bulan puasa, terjadi kenaikan angka kriminalitas sebesar 19 persen. Ini masih dalam batas angka yang wajar. Tapi kami tetap akan memperketat penjagaan keamanan di Jakarta," ujar Suhardi.
Dia mengatakan, pihaknya akan menggelar Operasi Ketupat Jaya 2011dari tanggal 23 Agustus hingga 7 September. Operasi tersebut akan dibuka dengan menggelar apel di Monas pada 22 Agustus 2011.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang