SURABAYA, KOMPAS.com — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur menetapkan bahwa Idul Fitri jatuh pada hari Selasa, 30 Agustus 2011. Ketetapan itu berdasarkan hasil musyawarah ahli hisab PWM Jatim tanggal 5 Juli 2011. Dengan demikian, jumlah waktu puasa Ramadhan 29 hari karena Muhammadiyah memulai puasa tanggal 1 Agustus.
Demikian penjelasan Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur M Najib Hamid di Surabaya, Kamis (18/8/2011).
Menurut Najib, ketetapan ini sesuai sistem perhitungan hisab hakiki, yaitu perhitungan usia rembulan sesungguhnya bahwa jumlah hari dalam satu bulan terkadang 29, terkadang 30, atau tidak konstan.
Kadang berturut-turut sama 30 atau 29, kadang selang-seling. Tergantung dari posisi hilal (bulan sabit) saat terjadi ijtimak. Hal itu berbeda dengan hisab Urfi yang memandang bahwa usia rembulan itu sama rata 29 dan 30.
Najib mengatakan, berdasarkan perhitungan sistem hisab hakiki yang bermarkas di Tanjung Kodok, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, ijtimak akhir Ramadhan 1432 Hijriyah terjadi pada Senin, 29 Agustus 2011 atau bertepatan dengan tanggal 29 Ramadhan antara pukul 10:04:03 dan 10:05:16 WIB.
Pada saat matahari terbenam hari itu pukul 17:30:53 WIB, hilal sudah wujud dengan ketinggian 1 derajat 55 menit 11 detik. Dengan demikian, tanggal 1 Syawal jatuh pada tanggal 30 Agustus 2011.
Najib menandaskan, dengan ketetapan itu, PWM tidak akan mengadakan rukyatul hilal (melihat bulan). PWM tidak akan mengadakan rukyatul hilal. "Tapi kami tetap menghargai mereka yang melakukannya," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang