MALANG, KOMPAS.com - Baru sehari terjadi kecelakaan bus masuk jurang, karena menghindari papasan dengan truk di jalur sempit Pujon-Kasembon-Pare, Kamis (18/8/2011) ini peristiwa sejenis terjadi lagi.
Kali ini truk pengangkut boks milik perusahaan retail Alfamart bersenggolan dengan pikap zebra espass. Tak ada korban jiwa atau luka pada peristiwa senggolan terakhir itu, namun dua kejadian itu menunjukkan jalur ini telah kian padat dan menuntut kewaspadaan.
Peristiwanya terjadi pukul 13.00 sekitar 500 meter Pasar Mantung, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Pengemudi truk, Suwandi, mengaku membawa kendaraan agak ke tengah jalan karena di sisi sebelah kiri ada sepeda motor yang sedang parkir. Jalanan menyempit, karena kawasan ini memang daerah dataran tinggi bergunung-gunung, namun di daerah permukiman.
Banyak kendaraan menaik turunkan penumpang, kendaraan warga terparkir, kendaraan wisata di depan Pasar Wisata Kendedes, menjadikan lebar jalan menyempit. Truk engkel mitsubishi berjalan dari arah Jombang ke Malang, membawa boks berisi barang-barang dagangan eceran. Bagian kanan kepala truk menghajar bagian tengah kendaraan pikap. Sementara tubuh pikap yang dilindungi pipa besi pembatas pengemudi dan pengangkut lebih utuh.
Pengemudi bus, Wahyudi (35), warga Pasuruan, terluka pada lengan kanan. Wajahnya tampak pucat karena shock. Pengemudi dan penumpang Zebra pikap juga tak kurang suatu apa.
Pengemudinya Fadilah dan istrinya Asih, oleh polisi tetap dilarikan ke RS di Batu, karena Asih dalam keadaan hamil.
"Tidak apa-apa, namun tetap perlu berjaga-jaga," kata Kanitlantas Polsek Pujon Aiptu M Fadli.
Pengamatan Kompas, jalur ini kian lama menjadi kian penting terutama pada saat Lebaran. Keramaian jalur di kawasan ini meningkat saat terjadi bencana lumpur Lapindo, yang menjadikan rute ini alternatif penting menggantikan rute Surabaya - Malang tanpa lewat Sidoarjo. Meski kini jalur Sidoarjo sudah pulih, pelintas rute jalur tengah menuju Malang, seperti dari Madiun atau Solo (Jawa Tengah) menuju ke Malang, akan memilih jalur ini melalui Jombang. Menjadikannya kian sibuk dan ramai. Terutama pengangkut wisatawan domestik dari Jawa Barat atau Jawa Tengah ke Malang.(ODY)
Lagi, Senggolan di Jalur Pujon Ngantang
MALANG,KOMPAS Baru sehari terjadi kecelakaan bus masuk jurang karena menghindari papasan dengan truk di jalur sempit Pujon Kasembon Pare, har i Kamis (18/8) peristiwa sejenis terjadi lagi. Kali ini truk pengangkut box milik perusahaan retail Alfamart bersenggolan dengan pikap Zebra Espass . Tak ada korban jiwa atau luka pada peristiwa senggolan terakhir tersebut, namun dua kejadian itu menunjukkan jalur ini telah kian padat dan menuntut kewaspadaan.
Peristiwanya terjadi pukul 13.00 sekitar 500 meter Pasar Mantung, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang . Pengemudi truk Suwandi mengaku membawa kendaraan agak ke tengah jalan karena di sisi sebelah kiri ada sepeda motor yang sedang parkir. Jalanan menyempit, karena kawasan ini memang daerah dataran tinggi bergunung-gunung , namun di daerah permukiman.
Banyak kendaraan menaik turunkan penumpang, kendaraan warga terparkir, kendaraan wisata di depan Pasar Wisata Kendedes, menjadikan lebar jalan menyempit. Truk engkel Mitsubishi berjalan dari arah Jombang ke Malang, membawa boks berisi barang-barang dagangan eceran. Bagian kanan kepala truk menghajar bagian tengah kendaraan pikap. Anehnya, kepala truk ringsek, sementara tubuh pikap yan g dilindungi pipa besi pembatas pengemudi dan pengangkut lebih utuh.
Pengemudi bus, Wahyudi (35) warga Pasuruan, terluka pada lengan kanan. Wajahnya tampak pucat karena shock. Pengemudi dan penumpang Zebra pikap juga tak kurang suatu apa. Pengemu dinya Fadilah dan istrinya Asih, oleh polisi tetap dilarikan ke RS di Batu, karena Asih dalam keadaan hamil.
Tidak apa-apa, namun tetap perlu berjaga-jaga, kata Kanitlantas Polsek Pujon Aiptu M Fadli.
Pengamatan Kompas, menunjukkan, jalur ini kian lama menjadi kian penting terutama pada saat Lebaran. Keramaian jalur di kawasan ini meningkat saat terjadi bencana lumpur Lapindo, yang menjadikan rute ini alternatif penting menggantikan rute Surabaya Malang tanpa lewat Sidoarjo.
Meski kini jalur Sidoarjo sudah pulih, pelintas rute jalur tengah menuju Malang, seperti dari Madiun atau Solo (Jawa Tengah) menuju ke Malang, akan memilih jalur ini melalui Jombang. Hal itu menjadikan ruas tersebut kian sibuk dan ramai, terutama bus pengangkut wisatawan domestik dari Jawa Barat atau Jawa Tengah ke Malang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang