Kahn Tak Terima Dikritik Yuniornya

Kompas.com - 19/08/2011, 07:52 WIB

MUENCHEN, KOMPAS.com - Mantan kiper tim nasional Jerman, Oliver Kahn, mengaku kesal dengan kritikan gelandang Bayern Muenchen, Bastian Schweinsteiger, kepadanya. Meski begitu, Kahn tetap mau memberi saran kepada Schweinsteiger dan rekannya, Philipp Lahm, untuk bersikap lebih dewasa sebagai pemimpin "Die Roten".

Schweinsteiger sebelumnya menuding Kahn kurang suka dikritik oleh mantan rekannya melalui media. Pernyataan ini merupakan balasan Schweinsteiger terhadap kritik Kahn sebelumnya yang menyebut ia bukanlah pemimpin ideal Bayern.

"Saya marah dengan kritik dari Schweinsteiger. Namun, apa yang kedua pemain itu harus lakukan sekarang adalah mencoba dan mengambil langkah berikutnya dalam perkembangan mereka," kata Kahn.

"Namun, di Jerman sulit mencapai ini karena ini adalah sesuatu yang diharapkan dari para pemimpin. Diskusi tentang kepemimpinan ini sulit didapatkan di Jerman karena ada begitu banyak emosi dan kontroversi di sekitarnya. Ini bukan tentang kerasnya suara si pemain, tapi tentang sikap angkuh pemain," tambah Kahn.

Kahn merupakan kapten terakhir Bayern yang mampu mengantar klubnya juara Liga Champions pada 2001. Menurutnya, Bayern takkan juara lagi di Eropa sampai mereka menemukan pemimpin yang lebih baik dari Schweinsteiger dan Lahm.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau