JAKARTA, KOMPAS.com- Kelompok usaha Bakrie, melalui salah satu perusahaannya, PT Capital Manager Asia, secara resmi menyatakan telah menuntaskan proses akuisisi Reka Jasa Akses. Capital Manager Asia telah mengambil alih sepenuhnya kepemilikan operator pemegang lisensi 4G itu.
Akuisisi ini m rupakan bagian besar dari mewujudkan Bakrie Telecom, Media & Technology Vision 2015 (BAKRIE TMT) yang telah dicanangkan Grup Bakrie beberapa waktu yang lalu.
Keunggulan lisensi 4G dengan wilayah operasi nasional serta alokasi pita frekuensi yang dimiliki REJA melengkapi portofolio dan membesar varian jenis layanan yang dapat diberikan. REJA sendiri saat ini adalah perusahaan dengan kinerja positif.
Presiden Direktur Bakrie Telecom Anindya Bakrie menyatakan, dengan bandwith 12,5 MHz yang berjalan di pita frekuensi 3,3 GHz secara nasional, pihaknya akan menjadi operator 4G yang mampu melayani beragam kebutuhan layanan data pita lebar untuk menjawab kebutuhan data korporasi maupun UMKM, Home Internet,bahkan kebutuhan operator selular lainnya, apa pun teknologi yang diadopsinya.
Reka Jasa digadang-gadang menjadi perusahaan pionir di Indonesia dalam memberikan layanan dalam semua perkembangan tehnologi selular, baik untuk 2G/3G maupun 4G Anindya mengaku telah mengalokasikan dana guna akuisisi dan pengembangan lebih lanjut Reka Jasa sebesar 50 juta dollar AS.
Seluruh dana akuisisi berasal dari kas internal Capital Manager Asia. Menurut Anindya, sebanyak 25 persen dari total dana yang dikeluarkan tersebut untuk akuisisi. "Sementara 75 persen sisanya digunakan untuk pengembangan, seperti untuk pengembangan infrastruktur dan jaringan," kata Anindya, di Jakarta, Kamis (18/8) malam.
Menurut dia, keunggulan paling strategis dari akuisisi REJA ini akan mampu melayani layanan 4G bagi operator lain.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang