JAKARTA, KOMPAS.com - Permukiman di Jakarta dan kawasan pinggiran mulai meningkatkan pengamanan lingkungan, menjelang masa mudik Lebaran. Selain menyiagakan satpam atau petugas ronda, berbagai pengumuman penting bagi para penghuni pun mulai ditempel di sudut-sudut kampung.
"Waspada terhadap orang-orang yang pura-pura mengantarkan pesanan air minum galon atau mau memperbaiki AC/gas/listrik. Banyak kejahatan dengan modus seperti itu," tertulis di selebaran yang ditempel di perumahan Wijaya Kusuma, Bintaro Kodam, perbatasan Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan, Jumat (19/8/2011).
Menurut warga, mereka telah mewanti-wanti pembantu rumah tangga atau anggota keluarga yang berada di rumah, untuk tidak menerima orang-orang tidak dikenal masuk ke dalam rumah mereka. Saat rumah ditinggal mudik nanti, tiga satpam yang juga warga sekitar kompleks akan berjaga bergantian selama 24 jam.
"Kami sudah punya langganan air minum galon sekaligus gas. Reparasi atau service AC dan tukang catat penggunaan listrik juga kami kenali orangnya. Kalau ganti orang kami tanyai dulu. Soalnya banyak kejadian di perumahan lain, perampokan dengan cara pura-pura ngantar air," kata Yudi, warga perumahan tersebut.
Kepala Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Imam Sugiyanto, mengatakan, polisi pasti meningkatkan pengamanan di kala masa mudik Lebaran. Namun, kewaspadaan di tingkat rumah tangga dan lingkungan sosial terdekat memang paling penting.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang