Foke: Tak Ada "Open House" Saat Lebaran

Kompas.com - 19/08/2011, 19:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejak tahun lalu, Pemerintah Provinsi DKI tidak lagi menggelar open house saat Lebaran. Hal ini dilakukan untuk mencegah kericuhan yang dapat merugikan masyarakat.

"Tidak akan lakukan open house di hari kedua. Kami akan salurkan ke lembaga yang ada di lima wilayah kota dan kepulauan seribu," kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di Jakarta, Jumat (19/8/2011).

Ia mengimbau pada seluruh pejabat jajaran Pemprov DKI agar tidak menggelar open house untuk umum dengan membagikan zakat di tempat kediaman. Sebaiknya zakat, infaq, dan sadaqoh (ZIS) bisa disalurkan ke panti asuhan dan badan ZIS resmi sehingga dapat disalurkan tepat sasaran.

Ia pun menjelaskan bahwa rencananya bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta hanya akan menggelar kegiatan open house dengan para pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, duta besar negara sahabat, tokoh-tokoh masyarakat, anggota DPRD DKI Jakarta, dan kerabat-kerabat keluarga terdekat.

Open house akan dilakukan di rumah dinas gubernur di Jalan Taman Suropati No 7, Jakarta Pusat, dan rumah dinas wakil gubernur di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan, usai shalat Idul Fitri di pagi hari.

"Buat pihak-pihak tertentu yang tetap ingin melakukan open house untuk umum, diimbau untuk melaporkannya kepada Polda Metro Jaya dan wali kota setempat," imbau Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo.

Hal ini dimaksudkan agar pelaksanaan pembagian santunan atau sedekah dapat dikawal oleh personel kepolisian, sehingga dapat diantisipasi kejadian yang tidak diharapkan. Tidak hanya itu, ia juga mengimbau agar tidak lagi membagi takjil di perempatan jalan yang dapat menambah kemacetan lalu lintas.

Imbauan ini ditujukan baik kepada perorangan, organisasi, dan pihak-pihak yang punya kepentingan lainnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau