Mudik dengan Motor, Maksimal Dua Penumpang

Kompas.com - 20/08/2011, 14:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com —Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia pada umumnya, tidak terkecuali warga Jakarta. Berbagai sarana transportasi digunakan agar sampai tujuan, salah satunya adalah sepeda motor. "Jika mudik dengan motor, tidak boleh lebih dari dua orang. Jangan juga membawa terlalu banyak barang," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat Komisaris Sungkono dalam pembagian helm gratis di Jakarta, Sabtu (20/8/2011).

Ia pun mengimbau pemudik agar tidak terlalu banyak membawa barang untuk diletakkan di depan. Hal ini merupakan salah satu penyebab kecelakaan saat mudik. Barang yang terlalu banyak di depan mengakibatkan kemudi susah digerakkan untuk berbelok.

Selain itu, ia juga menganjurkan pemudik agar tidak membawa anak kecil jika memang berniat mudik menggunakan motor. "Jangan sampai kejadian yang di Cirebon terulang lagi. Anak kecil meninggal di perjalanan mudik," tutur Sungkono.

Ia juga mengatakan, mekanisme mudik bersama ini umumnya rombongan. Sebelum keberangkatan, akan ada pengecekan, baik dari segi fisik pemudik maupun fisik kendaraan. Tentu saja dokumen-dokumen yang menyertai pengemudi dan kendaraannya harus tidak bermasalah.

Sementara itu, Marketing Communication Manager PT Sophie Martin Dina Delaura mengungkapkan, tahun depan pihaknya akan menggelar mudik bersama. "Saat ini hanya bagi helm gratis. Tahun depan, karena banyak permintaan dari daerah, kami akan sediakan bus untuk mudik bersama," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau