Pabrik pupuk

Stok Pupuk Kujang Tiga Kali Kebutuhan

Kompas.com - 20/08/2011, 15:31 WIB

KARAWANG, KOMPAS,com -- Pupuk Kujang melaporkan jumlah cadangan pupuk urea yang mereka miliki saat ini setara dengan tiga kali kebutuhan normal. Cadangan pupuk urea yang mereka simpan adalah sebanyak 99.000 ton, sedangkan kebutuhan pupuk per hari adalah 32.000 ton.

"Cadangan pupuk yang kami miliki mencapai 99.000 ton yang terbesar di gudang-gudang di berbagai kabupaten. Kami memprediksi, kebutuhan pupuk dalam sehari mencapai 32.000 ton, sehingga stok tersebut setara dengan 309 persen atau tiga kali lipat dari kebutuhannya," ujar Direktur Utama Pupuk Kujang, Achmad Tossin Sutawikara di Karawang, Jawa Barat, Sabtu (20/8/2011).

Menurut Achmad, cadangan pupuk urea yang mereka miliki digunakan untuk kawasan pemasaran di Jawa Barat, terutama pupuk bersubsidi. Di samping urea, mereka juga memproduksi pupuk NPK yang dapat dipasarkan ke seluruh Indonesia.

Pupuk Kujang mengeluhkan pasokan gas yang tidak menentu, sehingga dua pabrik pupuk yang ada di Karawang tidak dapat berproduksi sesuai dengan kapasitas maksimalnya, yakni hanya 80 persen dari kapasitas terpasang kedua pabrik itu.

"Area pabrik di Karawang mencapai 510 hektar dengan dua pabrik pupuk di dalamnya. Kapasitas terpasang kedua pabrik itu sebenarnya 1,140 juta ton per tahun, namun karena pasokan gas sebagai bahan baku pupuk tidak terpenuhi seluruhnya, maka produksi yang dapat kami hasilkan adalah masih di level 900.000 ton per tahun urea," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau