Berkemas Bisa Bikin Wanita Stres Berat

Kompas.com - 21/08/2011, 17:12 WIB

KOMPAS.com - Kerap tak bisa memutuskan, pakaian atau sepatu mana yang harus dibawa saat bepergian? Tenang, hal ini ternyata lazim terjadi pada kaum perempuan. Karena ragu mengenai pilihan pakaian atau aksesorinya, perempuan akhirnya sering membawa pakaian dan peralatan lain dua kali lebih banyak daripada yang dibutuhkan.

Menurut sebuah survei yang digelar oleh PriceRunner.co.uk, rata-rata perempuan Inggris membawa 44 barang untuk bepergian selama dua minggu, dan akhirnya hanya menggunakan separuhnya. Perempuan umumnya membawa 18 atasan, 12 celana pendek atau rok, enam bikini, dan delapan pasang sepatu, ke dalam kopor atau tas bepergian untuk liburan.

"Perempuan memang bisa membuat rencana ke depan, dan berkemas dengan mempertimbangkan berbagai situasi yang akan terjadi. Tidak heran mereka jadi membawa banyak sepatu, karena sepatu kan harus serasi untuk semua kombinasi pakaian," kata Cary Copper, profesor psikologi di Lancaster University.

Hampir seperlima perempuan juga cenderung membawa lebih dari lima buku saat liburan. Hal ini jelas akan membawa bawaan mereka bertambah berat. Namun untuk mengantisipasi hal ini, sekarang perempuan memilih membawa e-readers. Mereka yang membawanya saat liburan jumlahnya hampir sepertiga dari yang disurvei.

Survei yang sama juga mengungkapkan bahwa perempuan menghabiskan empat jam untuk berkemas, sepersepuluh dari mereka bahkan mengaku butuh waktu 12 jam untuk memasukkan barang-barangnya ke dalam kopor. Mungkin itu sebabnya banyak dari mereka yang mengaku sangat membenci pekerjaan berkemas ini. Seperempat responden yang disurvei kerap merasa jadi stres karena sesi berkemas ini, bahkan seperlimanya merasa berkemas lebih bikin stres daripada saat mengerjakan tugas-tugas kantor!

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau