Tips

Masih Grogi Hadapi Wawancara Beasiswa?

Kompas.com - 22/08/2011, 10:38 WIB

KOMPAS.com - Tahap wawancara biasanya menjadi tahap akhir dari sejumlah proses yang dilalui dalam seleksi beasiswa. Tak sedikit yang gagal di tahap ini. Masih grogi menghadapi wawancara beasiswa? Dengan persiapan matang, Anda pasti akan lebih siap!

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah, mempersiapkan segala sesuatu dengan baik. Tak hanya pengetahuan dan persiapan jawaban, tetapi juga hal-hal teknis yang kadang terlupa.

Pastikan Anda sudah tahu tempat wawancara
Beberapa hari sebelum wawancara, ada baiknya Anda sudah mengetahui lokasinya. Hal ini berguna bagi Anda untuk beradaptasi dengan kondisi tempat Anda akan diwawancara. Adaptasi sangat perlu untuk kebutuhan psikologi Anda.

Gunakan pakaian formal
Cara Anda berpakaian juga akan memberikan kesan tersendiri bagi pewawancara. Oleh karena itu, gunakanlah pakaian formal yang membuat Anda akan terlihat rapi. Hal ini juga menunjukkan keseriusan dan kepercayaan diri Anda saat menghadapi wawancara.

Persiapkan diri dengan melihat pertanyaan-pertanyaan umum
Mempersiapkan diri untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para juri merupakan salah satu tips yang bisa Anda tempuh untuk menghindari grogi saat wawancara. Ada baiknya juga Anda berlatih bersama rekan untuk mengantisipasi semua kemungkinan pertanyaan yang akan dilontarkan pewawancara, sehingga pertanyaan apa pun yang diajukan dapat dijawab dengan memuaskan.

Jangan datang mepet waktu!
Usahakan untuk tiba sepuluh menit lebih awal dari waktu yang dijadwalkan. Jika terpaksa terlambat karena ada gangguan di perjalanan, segera beritahu pewawancara. Namun,  usahakan jangan terlambat. Hal ini bisa membuyarkan konsentrasi sehingga akan berefek pada jawaban-jawaban yang Anda lontarkan. Sangat banyak pewawancara langsung menganggap gagal ketika Anda terlambat karena melihat bahwa Anda tak mampu disiplin.

Persiapkan semua kelengkapan administrasi
Sebelum berangkat ke tempat wawancara, cek kembali semua perlengkapan Anda. Pastikan tak ada yang tertinggal. Barang-barang administratif ini yang biasanya diperlukan saat pewawancara menanyai Anda.

Oya, satu hal yang tak kalah penting namun  masih dianggap remeh oleh kebanyakan orang adalah mengingat nama pewawancara. Hal ini jangan Anda lupakan. Pewawancara akan merasa diperhatikan saat Anda mulai tahu dan hafal nama-nama pewawancara.

Tunjukkan rasa percaya diri Anda
Perlihatkan kepada pewawancara bahwa Anda betul-betul berkompeten untuk memperoleh beasiswa tersebut. Namun, bukan berarti Anda menunjukkan sikap arogan dan sombong dihadapan mereka. Banyak calon penerima beasiswa yang gagal saat wawancara lantaran terkesan sombong dan takabur saat menjawab pertanyaan pewawancara.

Jelaskan secara rinci jawaban demi jawaban
Anda juga perlu memperhatikan jawaban demi jawaban yang Anda sampaikan kepada pewawancara. Jika Anda memberikan jawaban yang ‘nyeleneh’ dan ngawur, akan menjadi penialain tersendiri bagi pewawancara. Memberikan jawaban yang rinci dan tepat tak ada salahnya. Namun, jika Anda sudah tak mampu menjawab, tunjukkan kepada pewawancara bahwa Anda kurang mengetahui mengenai hal yang ditanyakan. Sebisa mungkin hindari sikap ‘sok tahu’ dalam wawancara.

Penting juga untuk Anda ketahui bahwa jawaban-jawaban yang Anda keluarkan biasanya akan memunculkan pertanyaan baru bagi pewawancara. Jadi berhati-hati dalam menjawab perlu Anda perhatikan.

Persiapkan mental
Penting juga untuk Anda ketahui bahwa terkadang pewawancara sengaja menanyakan hal-hal yang sifatnya tidak begitu penting. Hal ini dilakukan guna menguji mental Anda. Pertanyaan-pertanyaan yang tidak masuk akal pun dilontarkan. Tak jarang si pewawancara memperlihatkan aksi-aksi diluar dugaan Anda. Misalnya, membiarkan Anda berdiam selama 5-10 menit tanpa mengajukan pertanyaan apa pun atau bisa saja ia terlihat asyik membaca koran dengan membiarkan Anda berdiam diri.

Jangan lupa ucapkan "terima kasih"
Usai wawancara, jangan lupa mengucapkan terima kasih kepada pewawancara. Hal ini berguna untuk memperlihatkan bahwa Anda menghargai mereka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau