Mercedes-Benz SLK 55 AMG Berteknologi F1

Kompas.com - 22/08/2011, 12:14 WIB

STUTTGART, KOMPAS.com — Pada gelaran Frankfurt Motor Show yang berlangsung pada pertengahan September mendatang, Mercedes-Benz akan memajang beberapa model garapan AMG, di antaranya SLK 55 AMG 2012. Sedan hardtop versi paling bertenaga itu bermesin V8 normally aspirated (tanpa turbo) sudah nongol di situs Autobild.

Dari tampilan, AMG menambahkan aero kit depan dan belakang dipadu dengan velg lebar yang ringan berkelir hitam. Pada interior, tak banyak perubahan, kecuali sepasang jok yang dibalut kulit.

Fokus pembenahan yang dilakukan AMG justru pada mesin V8 5.5L berbahan aluminium. Pada jantung pacu tersebut telah menggunakan asupan udara baru, kepala silinder, valve drive, sistem pelumas, crankcase, dan—ini yang paling penting—penonaktifan sistem silinder yang terinspirasi dari F1.

Dengan perubahan itu, tak heran bila tenaganya terdongkrak dari 62 HP menjadi 422 HP dengan torsi juga ikut naik menjadi 540Nm (khusus untuk spesifikasi Eropa). Sementara buat pasar Amerika, tenaga maksimal dibatasi sampai 415 HP pada 6.800 rpm dengan torsi maksimum 398-ft pada 4.500 rpm.

Menurut Mercedes, akselerasi 0-100 km per jam bisa dicapai hanya 4,6 detik dengan kecepatan tertinggi 250 km per jam (dibatasi secara elektronik). SLK dilengkapi transmisi otomatis 7-percepatan AMG Speedshift dengan tiga mode, yakni sport, manual, dan efisiensi.

Meski bertenaga besar, konsumsi bahan bakarnya 8,5L/100 km atau 1 liter bisa menempuh jarak 11,7 km, cukup irit untuk mobil bertenaga 422 HP. Bisa irit lantaran AMG telah mengubah manajemen mesinnya, terutama kala melaju dengan putaran mesin antara 800 sampai 3.600 rpm hanya menggunakan empat silinder.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau