Surat palsu mk

Mahfud Siap Jadi Saksi Meringankan Zainal

Kompas.com - 22/08/2011, 13:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menyatakan siap untuk menjadi saksi meringankan Zainal Arifin, mantan Panitera MK yang sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan surat palsu MK dalam sengketa pemilu 2009 di daerah pemilihan Sulawesi Selatan I.

Keinginan menjadi saksi meringankan tersebut, karena Mahfud menilai penetapan Zainal tersangka dalam kasus tersebut aneh. "Nanti saya bersama pak Haryono siap menjadi saksi meringankan bagi dia (Zainal) karena untuk kasus ini memang dia yang melaporkan ke saya telah terjadi pemalsuan surat itu," ujar Mahfud seusai mengikuti acara pelantikan Ketua MK, di Gedung MK, Jakarta, Senin (21/8/2011).

Ditambahkan Mahfud, dalam kasus itu, yang berinisiatif untuk untuk memindai (scan) tandatangan Zainal adalah Masyuri Hasan, mantan juru panggil MK yang telah menjadi tersangka dalam kasus ini. Hasan memindai surat yang berisi tandatangan Zainal tanpa sepengetahuan Zainal.

"Jadi kita tunggu saja, apalagi kasus ini juga sedang berproses. Saya lebih percaya bahwa polisi sekarang sedang melakukan konstruksi hukum kasus ini agar urutan-urutannya itu ada," kata Mahfud.

Polisi menetapkan Zainal sebagai tersangka baru dalam kasus pemalsuan surat keputusan MK pada 19 Agustus 2011. Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Agung Sabar Santoso mengatakan, pihaknya menetapkan Zainal sebagai tersangka setelah memiliki cukup bukti keterlibatannya.

Zainal merupakan tersangka kedua. Sebelumnya, polisi menetapkan Masyuri Hasan sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Hasan kini ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri dengan jeratan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau