Mendeteksi Penyakit dari Perubahan Kulit

Kompas.com - 23/08/2011, 14:35 WIB

KOMPAS.com - Tahukah Anda bahwa masalah pada kulit sebenarnya dapat dijadikan sebagai suatu pertanda adanya gangguan kesehatan? Munculnya tahi lalat, perubahan pada warna kulit dan beragam permasalahan kulit lainnya dapat menjadi petunjuk akan masalah kesehatan yang akan terjadi.

Berikut adalah list dari tanda-tanda yang mengindikasi adanya masalah kesehatan, lebih dari sekedar permasalahan kulit biasa :

* Wajah pucat : Kulit yang pucat dapat dihubungkan dengan anemia yang menunjukkan kurangnya zat besi yang cukup unutk membuat hemoglobin, dimana hemoglobin ini bertanggung jawab untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

* Warna kulit menguning : Perubahan warna kulit menjadi oranye kekuning-kuningan bisa menjadi salah satu pertanda hipotiroidisme - atau kurang aktifnya kelenjar tiroid - yang menyebabkan meningkatnya kadar beta-karoten (sejenis antioksidan yang ditemukan pada buah dan sayuran) dalam darah.  Masalah yang menimpa pada kelenjar tiroid ini berarti tubuh tidak mampu menyerap antioksidan dengan cepat, yang menyebabkan menumpuknya beta-karoten. Kulit yang menguning, jika diikuti dengan perubahan warna pada mata yang ikut menguning, dapat menjadi pertanda penyakit liver.

* Garis-garis gelap di telapak tangan : Garis hitam pada telapak tangan atau pendalaman pigmen dalam lipatan telapak tangan dapat mengindikasikan adanya insufisiensi adrenal, sebuah gangguan endokrin, yang dikenal juga sebagai penyakit Addison. Utamanya, penyakit ini mempengaruhi perempuan dan laki-laki berusia antara 30 sampai 50 tahun.

* Guratan coklat pada tulang kering : Jika pada bagian depan kaki di sepanjang tulang kering tampak bintik-bintik coklat atau timbulnya sedikit pembuluh darah yang akhirnya mulai berdarah, maka itu merupakan tanda dari diabetes.

* Warna ungu pada kulit : Jika Anda melihat adanya warna ungu pada salah satu permukaan kulit, itu berarti adanya beberapa pembuluh darah yang pecah dan dapat terjadi karena masalah sirkulasi atau kekurangan vitamin C. Bintik ungu sering dikelirukan sebagai memar ini cenderung timbul dalam waktu yang lama dibandingkan dengan bintik ungu yang dihasilkan akibat memar.

* Bintik merah menyerupai kupu-kupu pada wajah : Sebuah ruam merah berbentuk kupu-kupu yang biasanya timbul di tulang (jembatan) hidung dan pipi, sering kali menjadi tanda pertama dari penyakit autoimun Lupus, yang merupakan suatu gangguan yang mengancam jiwa dan membutuhkan pengobatan yang tepat. Atau bisa juga rosacea atau dermatitis kontak.

* Jerawat : Meskipun jerawat merupakan masalah umum pada remaja dan beberapa wanita, jerawat bisa berubah menjadi penyakit polycystic ovary atau PCOS. Jerawat tersebut merupakan hasil dari ketidakseimbangan hormon dan dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup dan obat-obatan tertentu.

* Kulit Kendur : Kulit kendur bisa merupakan tanda dari dehidrasi. Dengan mengisi cairan tubuh dengan tepat, secara alami, dapaat mencegah kulit menngendur. Untuk kesehatan yang optimal, dokter menyarankan unutk minum delapan gelas air perhari.

* Bengkak di kantung mata: Kulit yang membengkak di bawah mata menandakan bahwa Anda terlalu banyak mengkonsumsi garam, kegiatan tersebut (mengkonsumsi banyak garam) dapat meningkatkan risiko hipertensi dan tekanan darah tinggi.

* Kulit mengelupas berwarna seperti daging di bagian punggung : Luka dengan warna seperti daging yang timbul pada bagian punggung bawah merupakan tanda dari penyakit genetik langka yang disebut tuberous sclerosis yang menyebabkan tumor jinak tumbuh di otak dan organ vital lainnya.

* Andeng-andeng (tahi lalat) : Meskipun kebanyakan andeng-andeng tidak berbahaya, hati-hati, karena mereka (andeng-andeng) dapat mengembangkan melanoma, salah satu jenis kanker kulit yang paling mematikan. Jika andeng-andeng tersebut datar atau berwarna lebih ke merah muda, maka andeng-andeng tersebut cenderung menjadi kanker.

Meskipun kondisi  di atas merupakan indikasi akan adanya penyakit yang akan timbul, tetapi banyak pula kondisi kulit yang tidak mengindikasikan adanya masalah pada tubuh. Hal yang terbaik bagi Anda tentunya adalah berkonsultasi dengan para ahli (dokter) jika menemukan sesuatu hal yang tidak biasa. (M10-11)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau