Keamanan laut

TNI AL Tangkap Dua Kapal Tanpa Dokumen

Kompas.com - 24/08/2011, 22:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Patroli TNI Angkatan Laut baru-baru ini menangkap satu kapal ikan dan sebuah kapal yang mengangkut timah di perairan Indonesia karena sejumlah pelanggaran dan tidak melengkapi dokumen yang seharusnya ada di kapal.

Informasi dari Dinas Penerangan TNI-AL, Rabu (24/8/2011) menyebutkan, kapal penangkap ikan itu, KM Aru Jaya Utama, ditangkap oleh KRI Fatahillah-361 di sekitar perairan Laut Arafuru, Maluku.

Setelah pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen, diketahui bahwa kapal berbendera Indonesia itu tidak mempunyai dokumen Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA), sertifikat dari Sistem Pemantauan Kapal Perikanan (Vessel Monitoring System) sudah kadaluarsa, tidak memiliki sertifikat radio, dan juga tidak memiliki Surat Izin Usaha Perusahaan Angkutan Laut.

Saat ini kapal berbobot 197 GT yang dinakhodai oleh Muktar, dan 36 personel ABK (33 orang di antaranya merupakan warga negara asing), beserta barang bukti hasil tangkapan sebanyak 50 ton ikan berbagai jenis, dikawal menuju Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tual guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Di waktu dan tempat terpisah, KRI Krait-827 menghentikan dan memeriksa kapal KL Anugerah Surya I, di sekitar perairan Laut Natuna, Kepulauan Riau, pada Senin (15/8). Setelah diperiksa oleh personel TNI AL, maka diketahui bahwa sertifikat keselamatan kapal sudah kedaluarsa, tidak memiliki Surat Keterangan Nahkoda dan Surat Keterangan KKM, Sertifikat radio juga sudah tidak berlaku, 12 orang ABK kapal tidak ada dalam Buku Sijil, dan sertifikat Internasional Pencegahan Pencemaran Minyak sudah kedaluarsa.

Karena sudah memiliki cukup bukti, selanjutnya kapal berbendera Indonesia yang dinakhodai oleh Darmawan Hasan dengan 17 orang ABK (10 di antaranya berkewarganegaraan Thailand), beserta barang bukti timah sebanyak 160 kampil dikawal menuju Pangkalan Angkatan Laut Bangka Belitung guna menjalani penyidikan lebih lanjut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau