YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Di terminal Penumpang Giwangan Yogyakarta, Kamis, (25/8/2011), digelar pemeriksaan kesehatan bagi para pengemudi bus angkutan lebaran yang masuk terminal terbesar di Yogyakarta tersebut.
Tes terhadap para pengemdi ini antara lain adalah tes tekanan darah, dan tes alkohol, untuk mengetahui apakah pengemudi minum minuman keras. Kemudian, tes gula darah dan tes urine untuk mengetahui penggunaan narkoba.
"Tes 4 macam ini sengaja dilakukan selama angkutan lebaran agar para penumpang benar-benar aman, karena pengemudi dalam keadaan sehat. Bagi pengemudi yang diketahui kurang sehat, tekanan darah tinggi, gula darah tinggi maka diperintahkan untuk diganti pengemudi yang lain," ungkap Chandra Yoga Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan ( P2PL) ketika meninjau di terminal Giwangan Yogyakarta, Kamis (25/8/2011).
"Pengamatan kami di terminal Yogyakarta, semua berjalan baik. Kondisi pengemudi sebagian besar baik. Hanya ada satu pengemudi yang harus istrirahat dulu tadi. Sedangkan kondisi terminal bersih," ujarnya.
Sementara itu, menurut Slamet, salah satu pengemudi bus, pemeriksaan kesehatan ini merupakan kegiatan yang baik. Ia merasa pemeriksaan itu sangat membantu para pengemudi untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Sebab, jika periksa sendiri harus mengeluarkan biaya, dan harus meluangkan waktu.
"Nah, kalau seperti ini kan gratis. Kita tahu tekanan darah, gula darah kita tanpa dipungut biaya. Bahkan kalau kondisinya kurang bagus diberi obat," kata Slamet.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang