Fosil Monster Laut Purba Berusia 85 Juta Tahun Ditemukan

Kompas.com - 26/08/2011, 18:31 WIB

KOMPAS.com — Fosil monster laut tertua berusia 85 juta tahun berhasil ditemukan di Antartika. Penemuan monster tersebut, yang sebenarnya adalah reptil laut purba jenis Plesiosaur, membuat para ilmuwan berpikir bahwa reptil sudah ada di Antartika 15 juta tahun sebelum waktu yang diperkirakan.

"Fragmen yang kita temukan tidak termasuk dalam grup yang pernah ditemukan sebelumnya sehingga mengindikasikan adanya keragaman Plesiosaur yang lebih besar dari yang diperkirakan," kata Alexander Keliner dari National Museum of Brazil di University of Rio de Janeiro, seperti dikutip National Geographic, Rabu (24/8/2011).

Fragmen tulang belakang, kepala, dan sirip menunjukkan bahwa Plesiosaur yang ditemukan memiliki ukuran panjang 6-7 meter. Sayangnya, tulang yang ditemukan tak memungkinkan ilmuwan untuk mengidentifikasi spesies dari Plesiosaur ini.

Plesiosaur menyebar ke seluruh Bumi pada waktu antara 205-65 juta tahun yang lalu, serta mencapai belahan Bumi selatan pada pertengahan era Jurassic.

Hewan ini mempunyai karakteristik beragam, tetapi kebanyakan punya kepala kecil, leher panjang, dan tubuh besar. Spesimen fosil dalam penelitian ini ditemukan di antara 2,5 ton fosil dan sampel batuan yang dikoleksi dalam ekspedisi di Rhose Island Antartika sepanjang tahun 2006-2007.

Sebagian besar spesimen disimpan di museum, termasuk fosil pohon yang serupa dengan Plesiosaur. "Adanya pohon menunjukkan bahwa ada hutan di Antartika pada saat itu. Kami percaya bahwa hewan-hewan ini hidup di lingkungan yang sangat berbeda dengan sekarang," tambah Kellner. Hasil penelitian dipublikasikan di jurnal Polar pada Juni lalu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau