AMBON, KOMPAS.com -- Ribuan pemudik dengan berbagai tujuan memadati Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Maluku, Jumat (26/8/2011). Hari ini diperkirakan merupakan puncak arus mudik di pelabuhan tersebut.
Pantauan Kompas di pelabuhan, ribuan pemudik menggunakan kapal milik PT Pelni dan kapal perintis. Ada dua kapal Pelni, yaitu Dobonsolo dan Gunung Dempo, dan satu kapal perintis, KM Cantika Pratama, yang mengantarkan pemudik ke tujuannya.
Menurut Kepala PT Pelni Cabang Ambon Didik Dwi Prasetyo, ada sekitar 1.000 penumpang yang naik kapal Dobonsolo sedangkan untuk kapal Gunung Dempo ada sekitar 850 penumpang. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Kapal Dobonsolo, dari Ambon berangkat ke Baubau kemudian Makassar, Surabaya, dan terakhir Jakarta. Adapun Gunung Dempo, dari Ambon ke Sorong, Manokwari, dan tujuan akhir Jayapura.
Selain kapal-kapal ke luar wilayah Maluku yang dipadati oleh pemudik, kapal perintis dengan tujuan sejumlah pulau di Maluku juga dipadati pemudik.
Ini terlihat saat KM Cantika Pratama dengan tujuan Pulau Geser dan Gorom di Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku , sandar di pelabuhan. Penumpang memadati seluruh ruang di kapal. Tidak hanya di bagian dalam tetapi juga luar kapal. Mereka duduk di atas lantai karena tidak adanya kursi di kapal tersebut.
"Meski kapal perintis tidak nyaman tetapi ini pilihan satu-satunya untuk bisa pulang kampung. Selain itu, harganya murah, hanya sekitar Rp 50.000 sudah bisa sampai di Geser," ujar Ahmad, salah satu penumpang, seraya berharap pemerintah memperbaiki fasilitas moda transportasi laut di Maluku.
Nahkoda KM Cantika Pratama Y Siahaya mengatakan, kapal terisi penuh oleh penumpang. Kapal tersebut berkapasitas 250 penumpang. Sudah biasa kalau mau Lebaran, kapal selalu penuh oleh penumpang. "Penumpang adalah warga Geser dan Gorom yang bekerja atau sekolah di Ambon," jelasnya.
Dengan KM Cantika Pratama, Geser dan Gorom yang berada di timur Pulau Seram bisa dijangkau selama 24 jam sampai 28 jam. Jika ombak laut tinggi, waktu tempuh bisa lebih lama atau lebih dari 30 jam.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang