Mudik 2011

Anas : Kalau Enggak Mudik, Rasanya Ada yang Hilang

Kompas.com - 27/08/2011, 13:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan,  dia dan keluarganya tak pernah meninggalkan tradisi mudik menjelang hari raya Idul Fitri. Rencananya, Anas akan mudik pada hari kedua Idul Fitri nanti. Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara "Mudik Bersama Partai Demokrat 2011" di Arena Pekan Raya Jakarta, Sabtu (27/8/2011).

"Saya mudik hari kedua nanti. Ke Jogja dan Blitar. Saya ke Jogja naik pesawat, ke Blitar ikut jalan darat. Kalau enggak mudik rasanya ada yang hilang. Enggak terasa Lebaran," ujar Anas, Sabtu.

Namun, Anas mengatakan, dia tak punya pengalaman khusus saat mudik bersama keluarga ke kampung halaman. Tetapi dia, menganggap mudik menjadi bagian penting untuk mengikat rasa kekeluargaan dan semangat persaudaraan dengan keluar besarnya di tanah kelahirannya.

"Enggak ada yang khusus. Namanya mudik itu kan sudah kegiatan rutin. Tetapi yang pasti kalau tidak mudik itu ada yang hilang rasanya. Karena orang kampung bilang kalau tidak berlebaran di kampung itu seperti kehilangan memori masa silam dan kehilangan kesempatan menjalin tali silaturahmi dengan saudara-saudara di kampung," tuturnya.

Rencananya, pada tahun depan dia dan keluarganya akan turut hadir dalam perjalanan mudik bersama Partai Demokrat, dengan daerah tujuan Yogyakarta, tempat kelahiran istrinya.

"Tahun depan ke Yogykarta, bersama istri saya. Doakan juga tahun depan Demokrat bisa mengadakan lagi kegiatan ini dengan jumlah bus yang banyak dan melayani masyarakat lebih banyak lagi untuk mudik bersama," kata Anas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau