LONDON, KOMPAS.com -- Pemerintah Inggris mendorong keterlibatan internasional untuk mempersempit pergerakan para penghindar pajak warga negara Inggris. Langkah ini dimungkinkan setelah Inggris berhasil mencapai kesepakatan dengan pemerintah Swiss perihal pemantauan para penghindar pajak yang menyembunyikan uangnya di negara tersebut.
"Kesepakatan dengan Swiss itu barulah sebuah permulaan. Kami akan memastikan adanya peningkatan terus-menerus hingga terjadi tekanan internasional terhadap para penghindar pajak itu. Tempat untuk menyembunyikan uang menjauh dari para petugas pajak akan semakin sedkit jumlahnya," tegas Menteri Keuangan Inggris George Osborne di London, Minggu (28/8/2011).
Dalam kesepakatan yang diambil sepanjang minggu ini bank Swiss diharuskan membayar di muka sekitar 500 juta swiss franc atau 378,6 juta poundsterling kepada pemerintah Inggris. Diperkirakan total tunggakan pajak yang berlaku surut dan wajib dibayar mencapai 5 miliar poundsterling. Ini tentunya membantu Inggris untuk meningkatkan penerimaannya dan menekan defisit APBN yang melonjak.
"Pesan saya pada siapa saja yang berusaha menyembunyikan pendapatannya dari Aparat Pajak Inggris di rekening-rekening bank luar negeri adalah: Kami akan menemukan kalian, dan uang kalian," kata Osborne.
Ia meyakini, usaha melawan para penghindar pajak pada tahun anggaran ini diperkirakan akan menyaring tambahan penerimaan negara sebesar 1 miliar poundsterling.
"Dengan pemerintahan koalisi ini, upaya menyembunyikan tempat untuk berbuat curang akan dimatikan secara sistematis. Kami akan memastikan setiap orang membayar bagian mereka secara adil," ungkapnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang