Pajak

Inggris Persempit Ruang Penghindar Pajak

Kompas.com - 28/08/2011, 09:26 WIB

LONDON, KOMPAS.com -- Pemerintah Inggris mendorong keterlibatan internasional untuk mempersempit pergerakan para penghindar pajak warga negara Inggris. Langkah ini dimungkinkan setelah Inggris berhasil mencapai kesepakatan dengan pemerintah Swiss perihal pemantauan para penghindar pajak yang menyembunyikan uangnya di negara tersebut.

"Kesepakatan dengan Swiss itu barulah sebuah permulaan. Kami akan memastikan adanya peningkatan terus-menerus hingga terjadi tekanan internasional terhadap para penghindar pajak itu. Tempat untuk menyembunyikan uang menjauh dari para petugas pajak akan semakin sedkit jumlahnya," tegas Menteri Keuangan Inggris George Osborne di London, Minggu (28/8/2011).

Dalam kesepakatan yang diambil sepanjang minggu ini bank Swiss diharuskan membayar di muka sekitar 500 juta swiss franc atau 378,6 juta poundsterling kepada pemerintah Inggris. Diperkirakan total tunggakan pajak yang berlaku surut dan wajib dibayar mencapai 5 miliar poundsterling. Ini tentunya membantu Inggris untuk meningkatkan penerimaannya dan menekan defisit APBN yang melonjak.

"Pesan saya pada siapa saja yang berusaha menyembunyikan pendapatannya dari Aparat Pajak Inggris di rekening-rekening bank luar negeri adalah: Kami akan menemukan kalian, dan uang kalian," kata Osborne.

Ia meyakini, usaha melawan para penghindar pajak pada tahun anggaran ini diperkirakan akan menyaring tambahan penerimaan negara sebesar 1 miliar poundsterling.

"Dengan pemerintahan koalisi ini, upaya menyembunyikan tempat untuk berbuat curang akan dimatikan secara sistematis. Kami akan memastikan setiap orang membayar bagian mereka secara adil," ungkapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau