Arus mudik

Penumpang di Kampung Rambutan Naik 13 Persen

Kompas.com - 28/08/2011, 12:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Memasuki H-2 Lebaran, penumpang bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mulai melonjak. Diperkirakan kenaikan penumpang mencapai 13 persen dibandingkan tahun lalu.

"Penumpang bus tahun ini mencapai 67.000 orang. Kenaikannya sampai 13 persen," kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo ketika melakukan inspeksi mendadak ke Terminal Kampung Rambutan sehubungan dengan arus mudik dan arus balik, Minggu (28/8/2011).

Ia menuturkan, secara umum pengaturan di Terminal Kampung Rambutan sudah baik. Namun, saat berkeliling menyapa penumpang yang hendak mudik, ada beberapa keluhan dari penumpang yang menunggu lama di terminal. Penyebab penumpang menunggu lama ini karena bus tidak masuk ke dalam terminal lantaran sudah penuh dengan penumpang yang naik dari luar terminal. Hal ini jelas menyalahi prosedur yang ada.

"Untuk masalah ini harus tegas. Tidak boleh ada yang naik dari luar. Kalau begitu kasihan penumpang yang nunggu di dalam dan ikut aturan malah menunggu berjam-jam," ujar Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo.

Ia pun meminta kepada pihak terminal untuk melakukan pemeriksaan penumpang. Jika ditemukan penumpang yang tidak sesuai prosedur, harus dikalahkan. "Semestinya menunggu di tempat yang seharusnya," tutur Foke.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono juga menginstruksikan kepada pihak Terminal Kampung Rambutan untuk mengambil tindakan terkait penumpang bus yang tidak sesuai prosedur. "Kalau ada yang naik dari luar terminal, tolong diarahkan busnya masuk ke tempat pencucian. Biar disemprot saja," kata Pristono.

Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta, pada H-7 sampai H-3 Lebaran, penumpang di Terminal Kampung Rambutan pada tahun ini berjumlah 67.964 orang atau naik 13 persen dari tahun 2010 yang hanya berjumlah 63.209 orang.

Di Terminal Pulo Gadung, penumpang tahun ini sebanyak 26.674 orang atau naik 20 persen dari tahun 2010 yang hanya berjumlah 23.737 penumpang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau