Kampung Rambutan Turunkan Bus Bantuan

Kompas.com - 28/08/2011, 14:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua hari jelang Lebaran, hanya Terminal Kampung Rambutan saja yang mengoperasikan bus bantuan. Tiga terminal besar lainnya termasuk Terminal Pulo Gadung belum menurunkan bus bantuan.

"Bus bantuan sudah berjalan. Ini berlaku jika bus reguler sudah melebihi kapasitas. Jadi, yang keleleran dikeluarin," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, usai mendampingi Gubernur DKI Jakarta melakukan inspeksi dadakan di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Minggu (28/8/2011).

Jumlah bus bantuan yang disiapkan Dishub sebanyak 517 bus. Dengan rincian, sebanyak 280 bus kota dan sebanyak 237 bus pariwisata. Namun untuk jumlah bus bantuan yang telah beroperasi, ia mengungkapkan, belum ada laporan rinci.

"Untuk jumlah belum rinci. Tapi tadi sudah ada bus pariwisata yang menjadi bus bantuan," jelas Pristono.

Meski volume penumpang bus meningkat, bus bantuan ini belum banyak digunakan karena penumpang bus bisa terangkut semua di bus reguler. Ini juga disebabkan banyaknya pemudik yang ikut program mudik bersama atau memilih moda transportasi lain yakni kereta api atau pesawat terbang.

"Bus bantuan ini saat butuh baru dipanggil. Jadi keberadaannya tidak di terminal melainkan pool masing-masing," imbuh Pristono.

Sebelumnya diberitakan, terdapat empat terminal utama yang melayani pemberangkatan antar provinsi, yakni terminal Lebak Bulus, Kali Deres, Kampung Rambutan, dan Pulo Gadung. Untuk ketersediaan bus reguler sendiri mencapai 6.000 armada. Pada H-3 dan H-2 diperkirakan terjadi puncak arus mudik. Sementara untuk arus balik, diperkirakan tidak berbarengan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau