Lebaran

Sebagian Warga Aceh Lebaran Besok Senin

Kompas.com - 28/08/2011, 20:25 WIB

MEULABOH, KOMPAS.com - Sebagian warga di Provinsi Aceh Komunitas Habib Muda Seunagan, menetapkan hari pertama lebaran Idul Fitri 1432 H/ 2011 M, jatuh pada hari senin (29/8/2011) setelah berpuasa 30 hari penuh.

Pemuka Komunitas Habib Muda Seunagan Teuku Raja Kumbangan, SH, yang dihubunggi dari Melaboh, Minggu (28/8/2011) mengatakan, penetapan tersebut setelah melakukan isbath atau rapat penetapan dengan sejumlah pengemuka komunitas tersebut.

"Kita lebaran Idul Fitri karena telah menyelesaikan puasa Ramadhan selama 30 hari penuh dan keputusan ini juga setelah melakukan perundingan dengan seluruh pengemuka di kalangan kami," katanya.

Cucu kandung (Alm) Habib Muda ini menyatakan ritual keagamaan shalat Idul Fitri dilaksanakan di Mesjid tua Abu Habib Muda, Kecamatan Seunagan Timur yang menjadi khatib hari raya yakni mantan kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Nagan Raya H.Said Hamazali.

Disebutkan TRK, kecamatan tersebut merupakan induk penganut Abu Peulukung, sementara lebaran dan shalat Idul Fitri juga dilaksanakan diseluruh Provinsi Aceh, yang berpaham sama, seperti Aceh Barat, Aceh Jaya, Aceh Tenggah, Aceh Utara Aceh Selatan.

Lebih lanjut dikatakan, ritual ini sudah dilakukan secara turun temurun sejak 250 tahun silam di karenakan kakeknya selaku pencetus aliran tersebut merupakan salah satu pengemuka agama islam di Provinsi Aceh yang masyhur namanya sampai keluar Indonesia.

Buktinya, kata TRK mendiang mendapatkan penghargaan Anugrah Bintang Utama di Indonesia tahun 1999 yang diberikan Presiden SBY melalui Gubernur Aceh yang diterima langsung oleh ia sendiri di kota Madya Banda Aceh.

"Dasar kita adalah menjalankan perintah Allah SWT, sesuai dengan pengamalan guru kita terdahulu dan sampai saat ini kita masih menjalankan sesuai ritual yang beliu lakukan," tegasnya.

Komunitas ini, katanya selalu melaksanakan puasa Ramadhan dua hari lebih awal dari muslim lain didunia demi berhati-hati tidak kecolongan bilangan hari puasa, demikian halnya lebaran juga dua hari lebih awal karena telah menyempurnakan 30 bilangan hari puasa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau