Mudik lebaran 2011

Pemudik Kereta Api Berkurang

Kompas.com - 29/08/2011, 11:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Jumlah pemudik yang menggunakan moda transportasi kereta api melalui sejumlah stasiun yang berada di wilayah Daerah Operasi (Daop) I mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Penurunan ini terjadi karena adanya penurunan jumlah kereta dan pembatasan jumlah penumpang kelas ekonomi. Menurut data Daop I, sejak H-10 hingga H-2 Lebaran, Minggu (28/8/2011), total kumulatif pemudik yang menggunakan kereta api untuk semua kelas, baik melalui stasiun Gambir, Senen, Jatinegara, Tanjung Priok, Manggarai, Jakarta Kota, maupun Tanah Abang, mencapai 254.460 orang.

"Armada kita kurang, buat kereta pengalihan. Di dalamnya tidak boleh ada penumpang," ujar Junior Manager Eksternal Humas Daop I Jakarta, Rapino Situmorang, kepada Kompas.com, di Stasiun Gambir, Jakarta, Senin (29/8/2011).

Ia mengungkapkan, kereta pengalihan itu ditujukan semata-mata dengan alasan faktor keselamatan. Tahun ini, ada 1.378 gerbong kereta yang siap beroperasi di seluruh Indonesia, sedangkan tahun lalu ada 1.393 kereta. Adapun jumlah rangkaian kereta api sebanyak 198 rangkaian. Jumlah tersebut tidak mengalami perubahan jumlah dari tahun lalu. Sementara itu, untuk tambahan Lebaran disediakan sebanyak 28 rangkaian kereta api.

Pengurangan penumpang juga diperkirakan karena adanya pembatasan jumlah penumpang kelas ekonomi. Pemeriksaan ketat dilakukan terhadap para penumpang ekonomi sebelum keberangkatan sehingga toleransi kelebihan jumlah penumpang sebanyak 50 persen bisa terkendali.

"Dari dulu sebenarnya sudah ada toleransi kelebihan untuk ekonomi 50 persen (baik Lebaran dan hari biasa). Tapi, tahun-tahun lalu pemeriksaan kita enggak terlalu ketat, jadi ada penumpang yang naik (secara ilegal)," tambah Rapino.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau