Jelang lebaran

Pasar Tradisional dan Swalayan Ramai Pengunjung

Kompas.com - 29/08/2011, 14:35 WIB

SURABAYA , KOMPAS.com — Hampir semua pasar tradisional dan swalayan di Kota Surabaya, Jawa Timur, masih ramai dikunjungi. Konsumen umumnya membeli daging, sayur-mayur, dan kebutuhan untuk persiapan menjelang Lebaran.

Di Pasar Soponyono, Rungkut, dan Pasar Wonokromo, Surabaya, Senin (29/8/2011), pembeli umumnya bergerombol di penjual daging sapi, ayam potong, serta sayur-mayur dan bumbu dapur. Harga daging sapi Rp 62.000 per kilogram, telur ayam Rp 14.000 per kilogram, dan ayam potong Rp 24.000 per kilogram.

Pemerintah Kota Surabaya bahkan menerapkan program Satu Pasar Satu Sapi dalam kegiatan operasi pasar yang digelar di sejumlah titik guna menekan tingginya harga daging menjelang hingga H+3 lebaran.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Surabaya Endang Tjaturahwati mengatakan, program tersebut telah dilaksanakan sejak 20 Agustus hingga 3 September.

Operasi pasar khusus daging hanya dilakukan di pasar tradisional, yaitu Pasar Wonokromo, Pasar Soponyono, Tambahrejo, Genteng, Pucang, dan Pasar Kembang. Setiap hari disuplai lima ekor sapi ke lima pasar tersebut. Sapi siap jual itu dipasok dari Rumah Potong Hewan Surabaya. Untuk itu, daging sapi yang sudah disiapkan itu dijual Rp 61.000 per kilogram.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau