JAKARTA, KOMPAS.com — Pelaku pembajakan Kereta Api Gajayana jurusan Malang-Jakarta, Sersan Satu TNI D, dikenal suka minum minuman keras. Meski demikian, D dikenal baik dengan tetangga.
"Malam sebelum dia berangkat pulang kampung, kami sempat minum anggur. Kami memang sering minum bareng. Kalau habis minum, dia biasa tidur di mana saja," kata Supratman (52), tetangga D di Jalan Duri, RT 5 RW 2, Kelurahan Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (29/8/2011).
Meski sering minum minuman keras, menurut Supratman, D tidak pernah kasar kepada siapa pun. "Saya malah menduga Pak D kemarin sedang stres atau diberi seseorang obat bius saat berada di kereta api. Namun, sebelum berangkat mudik ke Banyuwangi, dia memang sudah terlihat bingung, bicaranya ngelantur," ujarnya.
Di Kelurahan Duri Pulo, Sertu D indekos di sebuah rumah berlantai tiga di Jalan Duri A/IX milik Wijaya. Ia tinggal di tempat kos itu sejak tahun 1988.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang