SURABAYA, KOMPAS.com — Gema takbir diiringi suara letusan petasan terus bergema di beberapa sudut di Kota Surabaya, Selasa (30/8/2011) malam. Warga pun banyak yang menggelar takbir keliling kota melalui beberapa ruas jalan protokol, seperti Jalan A Yani, Jalan Raya Darmo, dan pusat kota, meski Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sejak awal melarang kegiatan tersebut.
Warga justru disarankan menggelar takbir di sekitar tempat tinggal tanpa harus konvoi ke pusat kota sehingga lebih khusuk.
Polisi pun terpaksa mengawal takbir keliling dengan mobil dan kendaraan roda dua yang melintas di beberapa ruas jalan utama.
Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengikuti takbiran di Masjid Al Akbar, Surabaya. Saifullah mengatakan, bagi warga Surabaya yang menggelar takbir keliling kota agar tertib.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang