LONDON, KOMPAS.com - Pebalap tim Red Bull Sebastian Vettel tidak mau membenarkan pernyataan bahwa dirinya akan menjadi juara musim ini jika memenangi seri Italia dan seri Singapura di akhir September. Vettel tidak ingin mengulangi kesialan Mark Webber pada beberapa seri terakhir dalam perebutan gelar juara di musim 2010.
"Aku mendapat lebih banyak poin dibanding periode yang sama musim lalu. Aku gembira dengan hasil ini dan sangat penting berada di depan para pebalap lain. Hasil ini membawaku lebih dekat pada tujuan akhir tetapi jalan sampai akhir musim masih panjang," kata Vettel, (31/8/2011) di London.
Vettel mengatakan, keadaan dapat berubah dengan cepat sehingga dia tidak dapat berpatokan pada kondisi terkini. Jika dirinya keluar dalam dua seri dan pebalap lain menjadi juara berturut-turut, keadaan bisa berubah.
Oleh karena itu, Vettel tidak mau gegabah dan berusaha terus mencapai yang terbaik setiap seri. Pada tahun 2010, lima pebalap melewati seri Belgia dengan memiliki kesempatan untuk merebut gelar. Namun, pada akhir musim, Vettel yang keluar sebagai juara.
Tahun ini, Vettel masih mendapat ancaman dari rekan se-timnya, Mark Webber, dalam perebutan gelar juara. Ketua tim Red Bull Christian Horner memastikan kedua pebalapnya bebas bersaing untuk mendapatkan gelar juara di setiap seri. Saat ini, Vettel yang di urutan pertama klasemen masih unggul atas Webber yang berada di urutan kedua dengan 92 poin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang