Idul fitri

Foke Pilih "Open House" Dibanding Bagi Zakat

Kompas.com - 31/08/2011, 15:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam merayakan Idul Fitri 1432 Hijriah, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo lebih memilih menggelar open house di rumah dinas Gubernur DKI dibandingkan pembagian zakat langsung kepada fakir miskin. Kegiatan pembagian zakat langsung dianggap kerap mendatangkan kekisruhan.

"Tahun ini open house saja. Pembagian (zakat) langsung seperti itu biasanya kacau, lebih banyak mudharatnya dibanding manfaat," kata Cucu Ahmad Kurnia, dari bagian Humas Pemprov DKI, kepada wartawan mewakili Gubernur di rumah jabatan Gubernur DKI, Jalan Taman Surapati No 7, Menteng, Jakarta Pusat.

Sebagai Gubernur DKI, Fauzi Bowo sudah pernah melakukan pembagian zakat langsung bertempat di Balaikota DKI. Situasi menjadi kacau karena kurang tertibnya masyarakat yang mengantre zakat.

"Sekarang Pak Gubernur lebih memilih menyalurkan melalui atau langsung kepada mereka yang berhak," sambung Cucu.

Open house di rumah Fauzi Bowo digelar mulai pukul 12.30 hingga pukul 15.00. Acara dimundurkan dari rencana semula, pukul 11.00, karena Fauzi bersama istri terlebih dahulu bersilaturahim ke kediaman sejumlah tokoh lain. Ia mengawali dari Istana Presiden, berlanjut ke kediaman Wapres, lalu ke kediaman Mendagri, dan terakhir di rumah mantan Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto.

Menurut rencana, pada sore hingga malam nanti, Fauzi Bowo masih akan melanjutkan silaturahimnya dengan berkunjung ke kediaman mantan Presiden BJ Habibie dan kediaman mantan Gubernur DKI Sutiyoso.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau