Cokelat Cegah Sakit Jantung dan "Stroke"

Kompas.com - 01/09/2011, 10:41 WIB

KOMPAS.com — Konsumsi cokelat ternyata tidak selamanya berdampak buruk. Beberapa penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa konsumsi cokelat yang tinggi dapat mengendalikan sensivitas insulin dan mengatur tekanan darah.

Penelitian berskala besar yang dipimpin Dr Oscar Franco dari University of Cambridge melibatkan 114.009 relawan untuk mengetahui dampak dari makan cokelat terhadap risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler, seperti serangan jantung dan stroke.

Beberapa relawan tersebut diketahui sudah ada yang mempunyai gangguan jantung, sementara yang lain tidak. Selanjutnya, peneliti melakukan perbandingan antara mereka yang mengonsumsi cokelat paling banyak dan sedikit.

Hasilnya, ditemukan bahwa mengonsumsi banyak cokelat ternyata bisa menurunkan terjadinya risiko kardiovaskular. Relawan yang mengonsumsi cokelat dalam jumlah maksimum berada pada risiko 37 persen lebih rendah mengalami kejadian kardiovaskular dibandingkan dengan mereka yang mengambilnya dalam jumlah sedikit.

Menurut peneliti, mereka yang makan cokelat paling banyak mempunyai risiko 29 persen lebih rendah mengalami stroke daripada yang mengambilnya dalam jumlah sedikit. Bahkan, setiap variasi dalam konsumsi cokelat tidak berdampak pada terjadinya gagal jantung.

Namun, dalam penelitian ini para peneliti tidak menentukan secara spesifik jenis cokelat yang dimaksud, apakah cokelat susu atau cokelat hitam. Peneliti menyadari cokelat mengandung kalori yang sangat tinggi, di mana bisa menyebabkan kenaikan berat badan, sehingga berkontribusi terhadap penyakit jantung dan diabetes tipe-2.

Oleh karena itu, para peneliti berkesimpulan bahwa penekanan yang lebih besar saat ini adalah bagaimana cara mengurangi kadar gula dan kandungan lemak cokelat demi menuai hasil maksimal dari konsumsi cokelat.

Sementara itu, para peneliti di Jerman yang memublikasikan penelitiannya dalam European Heart Journal menemukan, mengonsumsi satu kotak kecil cokelat setiap hari dapat menurunkan tekanan darah dan risiko penyakit jantung.

Penelitian ini berdasarkan pengamatan yang dilakukan selama 10 tahun dengan melibatkan 19.357 relawan berusia antara 35 dan 65 tahun. Setelah diamati, peneliti menemukan bahwa relawan yang mengonsumsi cokelat rata-rata 7,5 gram per hari mempunyai tekanan darah lebih rendah dan 39 persen lebih kecil mengalami risiko serangan jantung atau stroke dibandingkan mereka yang mengonsumsi cokelat rata-rata 1,7 gram per hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau