SURABAYA, KOMPAS.com — Persediaan darah di Unit Donor Darah PMI Surabaya, Jawa Timur, makin menipis, sementara donor sangat minim. Dalam situasi normal, paling tidak ada 400 orang yang mendonorkan darah. Namun selama Lebaran, 160-200 orang.
Pihak Humas Unit Donor Darah PMI Surabaya, Agung Tri Jujanto, yang ditemui pada Jumat (2/9/2011) mengatakan, sepinya donor pasti terjadi setiap tahun, terutama saat hari raya Idul Fitri. Kendati demikian, persediaan darah bagi kebutuhan masyarakat dan rumah sakit masih ada, mesti sangat terbatas. Artinya, persediaan bisa memenuhi kebutuhan rumah sakit di Surabaya, tetapi tidak untuk rumah sakit di luar kota.
Dalam situasi normal, Unit Donor Darah PMI Surabaya (UDD PMI Surabaya) tidak hanya melayani kebutuhan darah untuk warga atau rumah sakit di Surabaya, tetapi juga memasok kebutuhan rumah sakit di luar Surabaya.
Memang, kata Agus, permintaan darah dari rumah sakit di luar kota tidak terlalu besar. Kendati demikian, dalam kondisi persediaan menipis, UDD PMI Surabaya tetap hanya mengutamakan kebutuhan rumah sakit di Surabaya.
Jadi, sangat diharapkan, pada Senin (5/9/2011), aktivitas masyarakat yang mendonorkan darah di UDD PMI Surabaya kembali normal seperti sebelum Ramadhan dan Idul Fitri 1432 H. Pasalnya, seusai mudik dari Lebaran, minat donor darah biasanya relatif tinggi sehingga persediaan aman.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang