Stok Menipis, Donor Darah Minim

Kompas.com - 02/09/2011, 14:27 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — Persediaan darah di Unit Donor Darah PMI Surabaya, Jawa Timur, makin menipis, sementara donor sangat minim. Dalam situasi normal, paling tidak ada 400 orang yang mendonorkan darah. Namun selama Lebaran, 160-200 orang.

Pihak Humas Unit Donor Darah PMI Surabaya, Agung Tri Jujanto, yang ditemui pada Jumat (2/9/2011) mengatakan, sepinya donor pasti terjadi setiap tahun, terutama saat hari raya Idul Fitri. Kendati demikian, persediaan darah bagi kebutuhan masyarakat dan rumah sakit masih ada, mesti sangat terbatas. Artinya, persediaan bisa memenuhi kebutuhan rumah sakit di Surabaya, tetapi tidak untuk rumah sakit di luar kota.

Dalam situasi normal, Unit Donor Darah PMI Surabaya (UDD PMI Surabaya) tidak hanya melayani kebutuhan darah untuk warga atau rumah sakit di Surabaya, tetapi juga memasok kebutuhan rumah sakit di luar Surabaya.

Memang, kata Agus, permintaan darah dari rumah sakit di luar kota tidak terlalu besar. Kendati demikian, dalam kondisi persediaan menipis, UDD PMI Surabaya tetap hanya mengutamakan kebutuhan rumah sakit di Surabaya.

Jadi, sangat diharapkan, pada Senin (5/9/2011), aktivitas masyarakat yang mendonorkan darah di UDD PMI Surabaya kembali normal seperti sebelum Ramadhan dan Idul Fitri 1432 H. Pasalnya, seusai mudik dari Lebaran, minat donor darah biasanya relatif tinggi sehingga persediaan aman.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau