Carvalho Terancam Larangan Tampil 3 Bulan di Champions

Kompas.com - 03/09/2011, 04:57 WIB

MADRID, KOMPAS.com — Keputusan Ricardo Carvalho meninggalkan pemusatan latihan tim nasional Portugal harus dibayar mahal. Pasalnya, Carvalho terancam sanksi larangan tampil membela Real Madrid di Liga Champions selama tiga bulan.

Didasari kekecewaan tidak menjadi starter pada pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2012 melawan Siprus, bek berusia 33 tahun itu memutuskan untuk meninggalkan kamp latihan timnas di Obidos pada Rabu lalu.

Keputusan Carvalho membuat Pelatih Portugal Paulo Bento berang. Dia menyatakan takkan membawa Carvalho dalam pertandingan melawan Siprus dan takkan memanggil mantan bek Chelsea itu selama dia menjadi pelatih. Hanya berselang beberapa saat, Carvalho mengumumkan pensiun. Alasan utama di balik keputusan tersebut karena Carvalho merasa tidak dihargai.

Keputusan meninggalkan pelatnas ternyata menjadi kerugian besar bagi Carvalho. Dalam peraturan Disiplin UEFA Pasal 74 tertulis, "Sanksi dari anggota asosiasi dapat diperpanjang untuk kompetisi UEFA atas permintaan federasi yang bersangkutan, khususnya dalam hal pelanggaran serius yang dilakukan dalam yurisdiksi mereka."

Sejauh ini, Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) belum menjatuhkan sanksi bagi Carvalho. Namun, Wakil Presiden FPF, Amandio de Carvalho, mengindikasikan membuka proses hukum untuk tindakan Carvalho.

"(Presiden FPF) Gilberto Madail akan menentukan apa yang akan dilakukan. Namun, peraturan tim nasional dan peraturan disiplin sudah mempertimbangkan situasi seperti ini. Di sini, tidak ada yang akan dihukum tanpa mendengar alasan orang tersebut," jelasnya kepada RTPN. (GL)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau