JAKARTA, KOMPAS.com - Arus balik Lebaran 2011 mencapai puncaknya pada hari kedua pasca-Lebaran dengan jumlah pebalik mencapai 910.915 orang dari total 1.807.943 orang. Jumlah tersebut belum termasuk pebalik dengan menggunakan sepeda motor.
"Jadi saya prediksikan puncak arus balik pada hari kemarin dan hari ini. Selebihnya, arus balik akan jauh berkurang pada Senin besok karena semua pekerja sudah harus kembali masuk kerja di hari Senin," kata Gubernur DKI Fauzi Bowo seusai memantau arus balik di Terminal Bus Pulogadung, Minggu (4/9/2011).
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, jumlah penumpang angkutan darat, laut, dan udara ke Jakarta pada H+2 telah mencapai 1.807.943 orang. Jumlah ini meningkat 8,2 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, yakni 1.670.208 orang. Seluruh pebalik diperkirakan akan tiba ke Jakarta pada H+7 Lebaran.
"Ini baru yang menggunakan angkutan darat, laut, dan udara. Saat ini kami sedang mengevaluasi dan menghitung pebalik yang menggunakan sepeda motor. Hasilnya bisa lebih dari 2 juta pebalik," kata Pristono.
Tahun ini Dishub DKI mencatat adanya peningkatan jumlah pemudik dengan menggunakan jalur darat, terutama jumlah penumpang melalui mudik bersama yang diselenggarakan sejumlah instansi pemerintah maupun swasta. Mudik bersama tahun ini mencatat 770.109 pemudik atau naik 10,79 persen dari jumlah pemudik 2010 sebanyak 690.894 orang.
Adapun jumlah pemudik dengan kereta api (KA) maupun moda transportasi darat lainnya mengalami penurunan. Pemudik dengan KA pada tahun ini mencapai 445.321 atau 8,30 persen lebih kecil dari tahun 2010, yakni 485.469 orang. Jumlah pemudik dengan angkutan jalan juga menurun dari 498.894 orang pada 2010 menjadi 467.616 orang pada 2011 (turun 5,89 persen).
Sementara itu, pemudik dengan angkutan laut menurun hingga 33,78 persen dari 10.811 pada 2010 menjadi 7.159 orang pada 2011. Untuk angkutan udara sebanyak 606.960 orang pada 2010 naik menjadi 810.828 orang pada 2011 atau meningkat 33,39 persen. Jika ditotal, seluruh pemudik dari Jakarta tersebut mencapai 2.501.033 orang, sementara tahun lalu sebanyak 2.293.028 orang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang