Kriminalitas

Polisi Tahan Dua Remaja Perampok

Kompas.com - 05/09/2011, 11:47 WIB

BEKASI, KOMPAS.com - Petugas Kepolisian Sektor Bekasi Selatan menahan Tedy Candra (18) dan Ibnu Arif (19), sebagai tersangka perampokan terhadap kios laundry Aqualis Fabricare di Jalan Taman Aster Raya RT 05 RW 14 Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Minggu (4/9/2011) pukul 14:00 WIB.

"Kami masih memeriksa kedua tersangka," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Bekasi Selatan Inspektur Dua Kasran, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/9/2011) siang.

Kasran memaparkan, Tedy ditangkap di rumah kontrakan di Perumahan Kemang Pratama pada Minggu sekitar pukul 20.00 WIB. Ibnu ditangkap di Jalan Raya Siliwangi sekitar pukul 22.00 WIB.

Keduanya mengaku merampok kios laundry yang waktu itu dijaga oleh karyawan bernama Ivana Tiurlan (31). Kedua remaja itu merampok, dengan modus menanyakan apakah pakaian sudah bisa diambil atau belum sejak ditaruh pada Jumat atau dua hari sebelumnya.

Saat Ivana mengecek catatan, Ibnu mengeluarkan dan menodongkan pisau kemudian dibantu Tedy menyeret dan mengikat korban di belakang lemari dengan menggunakan tali tambang.

Di bawah todongan pisau, Ivana tidak bisa berontak. Sementara itu, pelaku mengambil uang dari laci kasir, sepasang anting korban, dan empat telepon seluler. Setelah itu, kedua pelaku kabur sampai akhirnya tertangkap.

Tidak lama setelah perampok kabur, Ivana berhasil melepaskan diri dari ikatan dan melapor kepada satuan pengamanan setempat dan diteruskan ke Kepolisian Sektor Bekasi Selatan. Dari laporan itu, petugas mendatangi dan melaksanakan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan warga, dan mengejar pelaku sampai berhasil.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau