DEPOK, KOMPAS.com - Equestrian Federation of Indonesia atau Federasi Berkuda Indonesia menyiapkan kejuaraan internasional tri lomba bintang satu, 22-26 September. Kejuaraan itu disiapkan untuk menguji coba arena Arthayasa Stables Depok.
"Kejuaraan internasional bintang satu akan diikuti para penunggang kuda dari Indonesia, Myanmar, dan Thailand. Penunggang dari Malaysia dan Filipina masih ditunggu kepastian kehadiran mereka," kata Prasetyana Sumiskun, Kepala Bidang Peternakan Equestrian Federation of Indonesia (EFI), Senin (5/9/2011) di Depok.
Bagi atlet berkuda Indonesia, kejuaraan internasional ini penting agar mereka memiliki sertifikat lengkap untuk mengikuti kejuaraan bintang dua di tingkat internasional dan untuk mengikuti SEA Games. Atlet Thailand, kata Prasetyana, akan datang bersama dengan kuda mereka.
Sedangkan, atlet Myanmar datang tanpa kuda ke Indonesia. Mereka akan meminjam kuda dari Indonesia. Arthayasa Stables yang akan menjadi arena lomba itu baru saja selesai diperbaiki.
Arena lintas alamnya juga diperpanjang sampai 2,7 kilometer agar memenuhi standar internasional. Tri lomba yang diperlombakan dalam kejuaraan internasional ini adalah tunggang serasi, lompat rintangan, dan lintas alam. Juara dari perlombaan ini akan ditentukan oleh total jumlah penalti yang didapatkan pasangan penunggang dan kuda.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang