PSSI: Antusiasme Penonton, Bukti untuk FIFA

Kompas.com - 06/09/2011, 11:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Djohar Arifin Husin menerima kedatangan Direktur Pengembangan dan Asosiasi FIFA Thierry Regennas, Direktur Pengembangan untuk Kawasan Asia Domeca Iribaldi, Sekjen Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) Alex Sossay, dan Direktur Hukum AFC James Thomson di Kantor PSSI, Jakarta, Selasa (6/9/2011). PSSI akan memaparkan potensi sepakbola di Indonesia agar FIFA mau mengucurkan bantuannya bagi pengembangan sepakbola dalam negeri.

Djohar mengatakan, FIFA datang ke Indonesia untuk mendukung program-program yang diselenggarakan PSSI karena menyadari Indonesia memiliki potensi untuk mengembangkan sepakbola.

"Kita akan bahas kompetisi, kita ingin mendapatkan pengakuan plus dari FIFA, jadi kompetisi konsepnya kita sedang godok dan kita akan paparkan kepada mereka. Baru akan kita rumuskan mana yang baik ke depannya. Kunjungan FIFA hari ini penting bagi kita dan untuk merumuskan kompetisi sesuai aturan FIFA," katanya di sela menerima tamu.

Untuk menunjukkan bukti besarnya potensi Indonesia dalam mengelola sepakbola, Djohar mengatakan, keempat perwakilan ini akan ikut menyaksikan pertandingan Indonesia melawan Bahrain dalam laga lanjutan kualifikasi Grup E Piala Dunia 2014 Zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno, nanti malam.

"Mereka bisa lihat antusiasme penonton Indonesia. Ini perlu diketahui oleh mereka. Dukungan penonton kiranya jadi pertimbangan bagi FIFA untuk menyelenggarakan pertandingan di sini. Jadi mereka bisa sampaikan ke negara-negara lain bahwa suporter kita aman dan stadionnya besar. Momen ini kita manfaatkan," tambahnya.

Dengan demikian, Djohar berharap FIFA bisa mengucurkan bantuan-bantuannya untuk mengelola sepak bola Indonesia menjadi lebih baik, antara lain melalui program pembangunan akademik, pembangunan pemain-pemain muda dan pembangunan infrastruktur.

Setelah bertukar tanda mata, PSSI dan pihak FIFA serta AFC pun menggelar rapat mini di ruang kerja Ketua PSSI.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau