Pemilihan bupati dan wakil bupati

Pilkada Maybrat Terancam Molor

Kompas.com - 06/09/2011, 16:28 WIB

MANOKWARI, KOMPAS.com- Pemungutan suara pada pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat, pada 10 September 2011, terancam mundur. Pihak Pemprov Papua Barat pun tidak mampu menjamin pilkada berjalan sesuai dengan tahapannya.

Marthen L Rumadas, Sekretaris Daerah Papua Barat, di Manokwari, Selasa (6/9/2011), menyangsikan pilkada bupati dan wakil bupati Maybrat berjalan sesuai rencana.

Dia tidak yakin pemungutan suara bisa dilaksanakkan tanggal 10 September, karena hingga kini belum ada kesepakatan bersama antara KPU Maybrat dengan pasangan calon.

"Saat ini yang penting validasi data DPT (daftar pemilih tetap) harus pasti. Belum tentu besok (tanggal 10) pemungutan suara dilakukan, sebab tergantung validasi DPT," tegas Rumadas.

Sehari sebelumnya, ratusan warga Maybrat di Manokwari berunjuk rasa meminta agar pilkada di Maybrat tidak diundur lagi.

Koordinator Forum Demokrasi Maybrat, Trisep Kambuaya, mengatakan, warga akan kecewa jika pilkada sampai diundur untuk yang kelima kalinya.

Warga tidak ingin menunggu pilkada terlalu lama dan berulang kali ditunda. Pilkada bupati Maybrat tidak bareng dilakukan dengan pilkada gubernur Papua Barat, karena terganjal belum adanya kesepakatan data DPT.

KPU Maybrat mempublikasikan jumlah pemilih 19.831 orang, sedangkan kelompok lain menyatakan jumlah pemilih sampai 24.000 orang.

Soal anggaran, Pemprov Papua Barat sudah meminta penjabat bupati Maybrat mencairkan dana pilkada kepada KPU Maybrat, setelah masalah validasi data DPT tuntas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau